Atrial Flutter – Pengertian dan Penyebab

Atrial flutter adalah kelainan irama jantung, yang mengakibatkan detak jantung yang cepat dan kadang-kadang tidak teratur. Atrial flutter, baik dari segi teratur maupun tidak teratur, tetap disebut sebagai aritmia.

doktersehat-jantung-calcium-channel-blocker-pembuluh-darah-obat-a-z

Bahaya utama atrial flutter adalah bahwa jantung tidak memompa dengan baik ketika berdetak terlalu cepat. Ketika darah tidak dipompa dengan baik, organ-organ vital, seperti jantung dan otak, mungkin tidak mendapatkan cukup oksigen dari darah.

Atrial flutter yang datang dan pergi; dikenal sebagai atrial flutter paroksismal. Sedangkan atrial flutter yang berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu dikenal sebagai atrial flutter persisten.

Dengan perawatan yang tepat, atrial flutter jarang mengancam nyawa. Komplikasi atrial flutter, yaitu stroke, memang berbahaya, tetapi dapat dicegah dengan obat-obatan pengencer darah seperti warfarin (Coumadin).

Apa saja tanda dan gejala atrial flutter?
Beberapa orang tidak memiliki gejala dengan atrial flutter. Namun pasien lain dapat mengeluhkan gejala berikut:

  • Palpitasi (denyut jantung yang cepat atau sensasi berdebar di dada)
  • Sesak napas
  • Kegelisahan
  • Kelemahan

Orang dengan penyakit jantung atau penyakit paru-paru sebelumnya, kemudian mengalami atrial flutter dapat memiliki gejala-gejala serta gejala yang lebih signifikan sebagai berikut:

  • Angina pektoris (dada atau jantung nyeri)
  • Sensasi melayang atau berputar
  • Pingsan (sinkop)

Apa yang menyebabkan atrial flutter?
Atrial flutter dapat disebabkan oleh kelainan jantung, penyakit jantung, atau penyakit lain dalam tubuh yang mempengaruhi jantung. Atrial flutter juga bisa disebabkan konsumsi dari zat yang mengubah impuls listrik yang ditransmisikan melalui jantung. Atrial flutter dapat terjadi setelah operasi jantung terbuka. Dalam beberapa orang, tidak ada penyebab yang pernah ditemukan.

Penyakit jantung atau kelainan yang dapat menyebabkan atrial flutter adalah sebagai berikut:

  • Penurunan aliran darah ke jantung (iskemia) karena penyakit jantung koroner, pengerasan arteri (aterosklerosis), dan/ atau serangan jantung
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Penyakit otot jantung (kardiomiopati), terutama terkait dengan gagal jantung kongestif
  • Kelainan katup jantung, terutama katup mitral
  • Ruangan jantung yang membesar secara abnormal (hipertrofi)
Baca Juga:  Bronkopneumonia - Pengertian dan Penyebab

Penyakit di tempat lain dalam tubuh yang mempengaruhi jantung adalah sebagai berikut:

  • Kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme)
  • Bekuan darah di pembuluh darah di paru-paru (emboli paru)
  • Penyakit paru kronis (penyakit jangka panjang yang berkelanjutan) seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dan emfisema, yang menurunkan jumlah oksigen dalam darah

Zat yang dapat menyebabkan atrial flutter adalah sebagai berikut:

  • Alkohol (anggur, bir, atau minuman keras)
  • Stimulan seperti kokain, amfetamin, pil diet, obat flu, dan bahkan kafein

Atrial flutter berkaitan erat dengan aritmia jantung lainnya yang disebut atrial fibrilasi. Atrial flutter dan atrial fibrilasi kadang-kadang terjadi bersama-sama.