Atrial Fibrilasi – Pengenalan Jantung Normal dan Pengertian Atrial Fibrilasi

Atrial fibrilasi (AF) adalah irama jantung yang abnormal dengan aktivitas listrik jantung yang cepat dan tidak beraturan. Hal ini mengakibatkan atrium bekerja terus menerus menghantarkan impuls ke nodus AV (atrioventrikuler) sehingga respon ventrikel menjadi ireguler. Kejadian atrial fibrilasi meningkat dengan bertambahnya usia. Umumnya terjadi pada usia di atas 50 tahun.

Atrial-Fibrilasi-doktersehat

Jantung memiliki 4 ruang. Selama masing-masing detak jantung, 2 ruang atas (atrium) berkontraksi, diikuti oleh kontraksi 2 ruang bawah (ventrikel). Kontraksinya ini diprakarsai oleh sistem kelistrikan jantung.

Impuls listrik jantung dimulai dari area yang disebut nodus sinus, berlokasi di atrium kanan. Ketika nodus sinus terpacu, impuls aktivitas listrik menyebar menuju atrium kanan dan kiri, menyebabkan atrium berkontraksi, mendorong darah menuju ventrikel.

Lalu impuls elektrik ini berjalan menuju area yang disebut nodus atrioventrikuler (AV) dan jaringan HIS-Purkinje. Nodus AV merupakan jembatan listrik yang menyebabkan impuls berjalan dari atrium menuju ventrikel. Impuls lalu menuju dinding ventrikel sehingga dinding ventrikel berkontraksi. Hal ini akan mendorong darah keluar dari jantung menuju paru-paru dan menuju ke seluruh tubuh. Vena pulmonaris mengosongkan darah yang penuh oksigen dari paru-paru menuju atrium kiri. Detak jantung normal adalah yang berada pada irama yang konstan dengan jumlah 60-100 kali per menit ketika istrirahat.

Apa itu atrial fibrilasi?
Atrial fibrilasi (juga sering disingkat AF atau Afib) merupakan bentuk tersering dari denyut jantung yang tidak teratur (denyut jantung ireguler). Afib ditemukan pada sekitar 2,2 juta penduduk Amerika. Frekuensinya meningkat seiring berjalannya usia. Pada abad ke-21 ini jumlah angka kejadian pada pasien dengan diagnosa atrial fibrilasi semakin meningkat. Angka kejadian atrial fibrilasi di dunia pada tahun 2010 diperkirakan 2,66 miliar dan pada tahun 2050 diperkirakan sejumlah 12 miliar jiwa. Dalam dua periode ini angka kematian akibat atrial fibrilasi selalu meningkat. Atrial fibrilasi lebih banyak dijumpai pada laki-laki dibandingkan wanita, walaupun terdapat keperpustakaan yang mengatakan tidak terdapat perbedaan jenis kelamin yang mempengaruhi prevalensi atrial fibrilasi.

Atrial Fibrilasi – Halaman Selanjutnya: 1 2 3 4 5 6 7 8