Atlet Olimpiade Jepang Memilih Mundur Karena Khawatir Dengan Virus Zika

DokterSehat.Com – Belakangan ini banyak pakar di dunia olahraga dan kesehatan yang saling bersilang pendapat mengenai penyelenggaraan Olimpiade Rio di Brasil. Berbeda dengan olimpiade-olimpiade sebelumnya yang seringkali mengangkat isu kesiapan penyelenggaraan atau bahkan serangan terorisme, olimpiade tahun ini justru dikhawatirkan bisa menjadi ajang penularan penyakit virus zika, virus yang sedang mewabah dengan masif di Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Karena adanya kekhawatiran akan virus ini pulalah, salah seorang atlet ternama dari Jepang memilih untuk tidak mengikuti ajang empat tahunan ini.

doktersehat-nyamuk-zika-travel-warning-Bali-Australia-chikungunya

Adalah Hideki Matsuyama, seorang pemain golf papan atas dunia yang memutuskan untuk tidak mengikuti ajang olimpade karena tidak ingin tertular virus zika. Matsuyama yang merupakan pegolf peringkat 17 dunia ini berkata jika meskipun sudah banyak pakar kesehatan yang menganggap berbagai persiapan sudah dilakukan agar atlet dan penonton olimpiade tidak terkena infeksi virus zika, Ia yang memiliki masalah reaksi tubuh dengan gigitan serangga tidak yakin jika Ia tidak akan terkena virus ini andai tetap berangkat ke Brasil.

Sebagaimana diketahui, virus zika bisa menular ke banyak orang melalui gigitan nyamuk aedes, nyamuk yang juga menyebarkan demam berdarah dengue. Jika seseorang terkena infeksi virus ini, khususnya ibu hamil, dikhawatirkan anak yang terlahir akan mengalami kecacatan pada bagian otak dan kepala.

Tak hanya Matsuyama, Pegolf terkenal dunia lainnya yakni Jason Day dan Rory McIlroy juga mengungkapkan kekhawatirkan besar akan virus zika ini dan memilih untuk tidak mengikuti olimpiade tahun ini. Padahal, ini adalah untuk pertama kalinya cabang olahraga golf diikutsertakan pada ajang olimpiade. Meskipun banyak pihak yang menyayangkan sikap Matsuyama yang melewatkan kesempatan agar bisa menaikkan popularitas olahraga golf di Negeri Sakura jika mengikuti olimpiade ini, Matsuyama tetap dalam pendiriannya dan berkata jika Ia dan banyak rekan atlet tidak ingin berkompromi mengenai keselamatan dan kesehatannya.