ASI Eksklusif Mempengaruhi Psikologis Anak

DokterSehat.Com – Sudah menjadi rahasia umum jika bayi yang mendapatkan ASI eksklusif akan mendapatkan perkembangan fisik dan mental yang sangat baik. Kandungan gizi yang ada di dalam ASI sangatlah baik dalam mendukung kesehatan sang buah hati. Di Indonesia sendiri, kesadaran ibu untuk memberikan ASI eksklusif semakin besar dan bahkan dari Data Riset Kementerian Kesehatan pada tahun 2013 menunjukkan jika ibu yang memberikan ASI eksklusif kini tercatat mencapai 65 persen, meningkat tajam dari 35 persen di tahun sebelumnya.

doktersehat-ibu-bayi-suara-perkembangan-otak

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan fakta dimana anak yang mendapatkan ASI eksklusif dalam enam bulan pertama dan terus berlanjut dengan diiringi makanan pendamping lainnya akan cenderung memiliki psikologis yang jauh lebih baik. Kandungan ASI yang kaya akan asam amino, DHA dan protein selain kandungan lain layaknya vitamin, mineral, dan kandungan baik lainnya ternyata bisa membuat perkembangan psikologis anak menjadi sangat positif.

Selain itu, kecenderungan ibu yang menyusui dengan memberikan stimulasi berupa elusan dan juga gendongan ternyata bisa memicu rasa tenang dan nyaman pada otak dan juga jiwanya sehingga bayi pun cenderung akan menjadi lebih santun, dekat dengan orang tua, dan cerdas saat tumbuh besar nantinya. ASI bahkan diklaim mampu mempengaruhi perkembangan IQ dan IQ anak. Bahkan, pakar kesehatan menyebutkan jika bayi yang tidak diberi asupan ASI sama sekali memiliki resiko mendapatkan masalah mental hingga 80 persen.

Selain bisa membuat psikologis anak menjadi lebih baik, asupan ASI eksklusif pada bayi juga bisa membuat bayi memiliki sistem kekebalan tubuh yang jauh lebih baik sehingga tidak akan mudah terkena penyakit dan alergi. Selain itu, berat badan bayi pun akan terjaga agar tidak terkena masalah obesitas.