ASI Akan Sangat Baik Dalam Membentuk Saluran Pencernaan Pada Bayi

DokterSehat.Com – Pakar kesehatan selalu menyarankan ibu yang baru saja melahirkan untuk memberikan asupan ASI eksklusif setidaknya hingga enam bulan pertama. Alasannya, ASI adalah satu-satunya nutrisi bergizi yang dibutuhkan oleh bayi untuk mendapatkan tumbuh kembang yang maksimal baik itu dalam hal fisik hingga perkembangan kecerdasannya. Tak hany aitu, ASI juga sangat baik dalam mendukung perkembangan saluran pencernaan pada bayi.

doktersehat-asi-ibu-menyusui

Pakar kesehatan menyebutkan jika hingga usia satu atau bahkan tiga tahun, anak sebenarnya belum memiliki sistem pencernaan yang sempurna sehingga penyerapan nutrisinya juga cenderung masih belum benar-benar sempurna. Padahal, dalam seribu hari pertama dalam kehidupannya, penyerapan nutrisi adalah hal yang sangat penting untuk memastikan bahwa Ia akan mendapatkan kesehatan dalam jangka panjang. Pakar kesehatan dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia – RSCM, bernama dr. Badriul Hegar menyebutkan jika bayi memang masih memiliki saluran pencernaan yang masih belum sempurna sehingga akan cukup rentan untuk dimasuki berbagai macam molekul hingga kuman patogen yang bisa mengalir pada darahnya dan menimbulkan banyak masalah kesehatan.

Untuk menghindari adanya hal ini, dr. Hegar pun menyarankan orang tua untuk rutin memberikan ASI Eksklusif yang memang memiliki nutrisi yang sangat sesuai dengan sistem pencernaan dan juga sistem kekebalan tubuhnya. Dengan mendapatkan asupan ASI, maka sistem pencernaan dan sistem kekebalan tubuh bayi bisa semakin terbentuk dengan sempurna.

Hegar juga menjelaskan jika enam bulan pertama bayi adalah fase terpenting bagi bayi untuk mendapatkan asupan ASI eksklusif untuk memastikan semakin matangnya saluran pencernaannya. Hal ini dikarenakan ASI memiliki semacam growth factor yang bisa membuat sistem pencernaannya semakin cepat menjadi sempurna. Memang, bayi yang mengkonsumsi susu formula juga bisa membuat sistem pencernaannya semakin matang. Namun, kecepatan kematangan ini cenderung jauh lebih lambat jika dibandingkan dengan bayi yang mendapatkan asupan ASI secara eksklusif.