Asetilsistein – Efek Samping dan Peringatan (2)

Nama: Asetilsistein



Efek Samping
Frekuensi kejadian dari masing-masing efek samping tidak diketahui:

  • Bronkokonstriksi
  • Bronkospasme
  • Ketenangan
  • Dada sesak
  • Bau tidak menyenangkan
  • Kantuk
  • Demam
  • Hemoptisis
  • Peningkatan volume sekresi bronkial
  • Iritasi trakea atau saluran bronkial
  • Mual
  • Rhinorrhea
  • Stomatitis
  • Muntah

Peringatan
Peringatan keras: BUKAN UNTUK DISUNTIKKAN

Kontraindikasi
Asma akut

Perhatian

  • Volume sekresi bronkial dapat meningkatkan setelah pemberian; jika respon batuk tidak memadai, pertimbangkan menjaga jalan napas dengan memberikan suction (sedotan) mekanik jika diperlukan; jika blok jalan napas timbul karena benda asing atau akumulasi lokal, aspirasi endotrakeal, dengan atau tanpa bronkoskopi
  • Memantau dengan ketat pasien asma
  • Dalam kebanyakan kasus, bronkospasme dapat diobati dengan pemberian prompt bronkodilator melalui nebulization; jika bronkospasme memburuk, hentikan terapi segera
  • Sedikit bau tidak menyenangkan setelah pemberian (sementara)
  • Masker wajah dapat memproduksi lapisan lengket di wajah setelah nebulization; hapus dengan air
  • Dalam kondisi tertentu, botol yang terbuka dapat menyebabkan sedikit perubahan warna ungu sebagai konsekuensi dari reaksi kimia; ini tidak berpengaruh pada keamanan obat atau khasiat
  • Keratoconjunctivitis: Lepaskan lensa kontak; jangan diberikan bersamaan dengan antibiotik topikal

Kehamilan dan Menyusui
Keamanan untuk kehamilan: kategori B
Jenis kategori obat untuk kehamilan:

  • Kategori A: secara umum dapat diterima, telah melalui penelitian pada wanita-wanita hamil, dan menunjukkan tidak ada bukti kerusakan janin
  • Kategori B. mungkin dapat diterima oleh wanita hamil, telah melalui penelitian pada hewan coba namun belum ada bukti penelitian langsung pada manusia.
  • Kategori C: digunakan dengan hati-hati. Penelitian pada hewan coba menunjukkan risiko dan belum ada penelitian langsung pada manusia
  • Kategori D: digunakan jika memang tidak ada obat lain yang dapat digunakan, dan dalam kondisi mengancam jiwa.
  • Kategori X: jangan digunakan pada kehamilan.
  • Kategori NA: tidak ada informasi
Baca Juga:  Pakar Kesehatan: Waspada, Ada Banyak Obat Antibiotik dan Obat Disfungsi Ereksi yang Dipalsukan

Pada ibu menyusui, obat dapat diekskresikan melalui ASI, gunakan dengan hati-hati.