Apakah Tidur Setelah Bercinta Bisa Menjadi Solusi Bagi Penderita Insomnia?

DokterSehat.Com – Tidur setelah bercinta seringkali dianggap sebagai hal yang sangat menyebalkan bagi istri. Bagi sebagian pria, tidur setelah bercinta memang bisa sangat menyenangkan karena pria bisa tidur dengan benar-benar nyenyak dan pulas. Beberapa pria berkata bahwa pulasnya waktu tidur ini disebabkan karena fisik yang sudah “kelelahan” karena bercinta. Beberapa orang pun berpikir bahwa, apakah dengan membuat tubuh “sangat lelah” setelah bercinta, maka penderita insomnia akhirnya bisa mendapatkan waktu tidur yang berkualitas?

doktersehat-pasangan-tidur-couple-seks

Seorang pakar kesehatan bernama dr Andreas Prasadja justru memberikan jawaban yang mengambang. Baginya, memang, secara logika tubuh akan sangat lelah sehingga tidur pun akan menjadi lebih nyenyak dan pulas. Namun, harap diingat bahwa aktifitas bercinta juga bisa membuat adrenalin menjadi meningkat. Ahli Saraf dari Charlottesville Neurology and Sleep Medicine bernama Dr W Christopher Winter juga menuturkan jika adanya keinginan kuat untuk tidur setelah melakukan hubungan seksual seringkali disebabkan oleh pelepasan hormon prolaktin. Hormon ini akan menekan dopamin, sebuah hormon yang bisa membuat seseorang terjaga. Dengan hormon yang membuat seseorang terjaga ini tertekan, maka pria pun akan langsung mengantuk setelah bercinta. Selain prolaktin, hormon oksitosin juga meningkat drastis sehingga pria pun bisa mengalami penurunan kadar stress secara signifikan sehingga tubuh pun akan cenderung lebih santai dan memudahkan kita untuk tertidur.

Sayangnya, meskipun banyak faktor yang membuat tubuh semakin mudah tertidur setelah bercinta, hal ini masih belum tentu bekerja bagi penderita insomnia. Penderita insomnia harus mendapatkan terapi yang khusus dan menyeluruh karena bisa jadi penyebab dari insomnia adalah hal lain yang harus mendapatkan penanganan yang khusus. Pakar kesehatan juga menyebutkan bahwa penderita insomnia juga justru seringkali mengalami masalah pada kehidupan seksualnya dimana pria akan cenderung sulit untuk ereksi atau mempertahankan ereksi sehingga kualitaas bercinta pun jauh menurun. Dalam beberapa kasus, masalah disfungsi ereksi justru akan menambah stress saat bercinta dan membuat tidur yang nyenyak pun akan semakin sulit dilakukan.