Apakah Tidak Masalah Jika Kita Makan Tempe Setiap Hari?

DokterSehat.Com – Tempe adalah salah satu makanan khas Indonesia yang memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi sekaligus memiliki rasa yang nikmat sehingga menjadi favorit bagi sebagian besar masyarakat tanah air. Tak hanya dikonsumsi di Indonesia, tempe juga sudah dikenal luas sebagai makanan yang sehat dan lezat di berbagai belahan dunia.



Cynthia Radnitz, PhD, seorang professor yang berasal dari Farleigh Dickinson University yang ada di New Jersey, Amerika Serikat, menyebut tempe sebagai sumber protein nabati yang sangat baik bagi kesehatan kita. Tempe dianggap mampu memberikan semua kebaikan yang ditawarkan oleh kedelai. Menurut beliau, setelah diolah, nutrisi yang ada pada tempe juga tidak mudah hilang.

Sebuah penelitian pun dilakukan oleh Robert Sorge, PhD, yang berasal dari University of Alabama di Birmingham pada tahun 2015 lalu. Dari penelitian ini, Sorge dan rekan-rekannya menemukan bahwa beberapa jenis makanan, termasuk tempe, ternyata mampu membuat sel-sel kekebalan tubuh menjadi lebih aktif dalam melawan peradangan pada tubuh. Bahkan, tempe bisa membuat kebaikan dari makanan lain yang memiliki sifat anti inflamasi memberikan efek positif bagi kesehatan tubuh kita. Menurut Sorge, tempe memiliki jumlah isoflavon yang sangat tinggi sehingga bisa melawan peradangan dan bahkan tumor dengan sangat baik meskipun kita hanya mengkonsumsinya dengan jumlah yang sedikit. Selain itu, tempe juga memiliki kadar zat besi yang 2,5 kali lebih tinggi jika dibandingkan dengan makanan fermentasi lainnya.

Sayangnya, Frederic Leroy, seorang peneliti dari Belgia, menemukan fakta bahwa setelah digoreng, kandungan isoflavon dalam tempe bisa menurun hingga setengahnya. Beliau juga menyebutkan jika belum ada bukti kuat yang menyebutkan jika tempe bisa bermanfaat bagi kesehatan kita andai dikonsumsi setiap hari. Ia sendiri menyarankan kita untuk mengkonsumsinya beberapa kali saja dalam seminggu untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.