Apakah Tidak Apa-Apa Jika Ibu Tetap Menyusui Meski Sedang Sakit?

DokterSehat.Com– Cukup banyak ibu menyusui yang bingung saat dirinya jatuh sakit. Tak hanya membuat badannya tidak fit seperti biasanya, Ia pun khawatir jika penyakit yang dialaminya menular pada buah hatinya, apalagi dengan fakta bahwa bayi akan terus menyusu pada dirinya saat lapar. Sebenarnya, apakah tidak apa-apa jika ibu yang sedang sakit tetap menyusui buah hatinya?

doktersehat-menyusui-kehamilan

Pakar kesehatan Nia Umar yang berasal dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) menyebutkan bahwa ibu yang sedang jatuh sakit tidak perlu khawatir untuk terus menyusui bayinya. Telah banyak penelitian kesehatan yang menunjukkan bahwa ASI tidak akan menurunkan penyakit yang diderita ibunya pada bayi. Sebagai contoh, saat ibu pilek, batuk, demam, atau bahkan terkena cacar, Ia boleh saja terus menyusui, asalkan pada payudara tidak muncul lesi cacar.

Pakar kesehatan lainnya, dr. Ruth Lawrence yang menulis buku berjudul “Breastfeeding: A Guide for the Medical Profession” menyebutkan bahwa ibu yang sakit tidak akan dengan mudah membuat bayinya juga ikut jatuh sakit. Berbagai jenis bakteri pemicu penyakit tertentu ternyata tidak mampu mengkontaminasi ASI. Memang, masih ada beberapa jenis bakteri yang mengkontaminasi ASI, namun, bakteri-bakteri ini cenderung sangat langka.

Alih-alih mengkhawatirkan penyakitnya, ibu menyusui justru sebaiknya memperhatikan obat-obatan yang Ia minum saat sakit. Jangan sembarangan membeli obat tanpa berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu karena bisa jadi kandungan obat yang diminum mempengaruhi kualitas ASI atau kesehatan bayi.

Beberapa pakar kesehatan menyebutkan bahwa ada beberapa kondisi kesehatan yang bisa membuat ibu sebaiknya berhenti menyusui, yakni terkena tuberkolusis aktif atau yang sudah sulit untuk diobati, sedang menjalani kemoterapi atau radiasi untuk mengobati kanker, atau sedang menggunakan narkoba dan obat-obatan terlarang.