Apakah Sering Buang Angin Menandakan Adanya Penyakit?

DokterSehat.Com– Meski dianggap sebagai hal yang baik untuk kesehatan, dalam realitanya kentut adalah sebuah hal yang tidak sopan untuk dilakukan bagi masyarakat luas. Cukup banyak orang yang risih untuk melakukannya di depan banyak orang karena takut jika suara atau bahkan bau kentut yang sangat tidak sedap ini mengganggu orang lain. Hanya saja, jika kita perhatikan, terkadang kita memiliki keinginan untuk buang angin lebih sering dari biasanya. Apakah hal ini adalah tanda dari adanya penyakit tertentu?

doktersehat-pantat-kentut

Pakar kesehatan dr. Dito Anorugo menyebutkan jika kentut terjadi karena produksi gas yang berlebihan pada saluran pencernaan dan juga usus. Gas yang diproduksi ini adalah kombinasi dari oksigen, nitrogen, hydrogen, karbondioksida, dan methane. Jika produksi gas ini berlebihan, maka perut biasanya akan terasa tidak nyaman sebelum akhirnya dikeluarkan melalui anus menjadi kentut tersebut. Dalam sehari, perut kita bisa memproduksi gas sekali hingga tiga kali. Namun, untuk mengeluarkan gas ini, kita bisa melakukannya hingga 14 kali dalam sehari.

Meskipun terlihat sangat banyak, kentut sebanyak 14 kali dalam sehari sebenarnya sangat wajar terjadi dan kadangkala tidak kita sadari. Hanya saja, jika kita mengeluarkan kentut lebih dari 20 kali dalam sehari, maka bisa jadi kita mengalami kondisi kesehatan yang disebut patologis atau produksi gas yang berlebihan. Dalam dunia medis, kebanyakan pakar kesehatan tidak menganggap produksi gas yang berlebihan dalam perut ini sebagai tanda dari adanya penyakit tertentu.

Hanya saja, dalam beberapa kasus, produksi gas yang berlebihan ini bisa jadi adalah tanda akan adanya masalah kesehatan layaknya intoleransi laktosa, produksi enzim pencernaan yang kurang, gangguan pada sistem pencernaan, masalah pada asam lambung, hingga kanker ovarium. Jika anda curiga dengan banyaknya frekuensi kentut dalam sehari atau adanya gejala lain layaknya rasa nyeri pada perut yang tidak biasa, ada baiknya anda segera memeriksakan kondisi ini ke dokter untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.