Apakah Rokok Elektrik Aman Bagi Ibu Hamil?

DokterSehat.Com – Tak hanya kaum pria, banyak kaum hawa yang juga menikmati asap rokok sebagai salah satu cara menghilangkan stress atau sebagai gaya hidup. Begitu seorang wanita hamil, tentu mereka akan kesulitan untuk menghilangkan kebiasaan merokok ini meskipun tahu bahwa hal ini sangat berbahaya bagi kandungannya. Karena alasan inilah beberapa ibu hamil memilih untuk menggunakan rokok elektrik yang dianggap jauh lebih aman bagi kehamilan. Sebenarnya, apakah rokok elektrik memang aman bagi ibu hamil?

doktersehat-vape-vaping-rokok-elektronik-electric-cigarette-kanker-paru-kulit-kusam

Pakar kesehatan menyebutkan jika rokok konvensional memang memberikan begitu banyak dampak buruk bagi kesehatan janin dan ibu hamil. Andai ibu hamil masih merokok atau kerap terpapar asap rokok, maka Ia akan meningkatkan resiko terkena keguguran, kelahiran prematur, kematian janin, hingga melahirkan anak dengan berat badan rendah dan masalah kecerdasan. dr. Manny Alvarez berkata jika rokok memiliki nikotin dan banyak bahan kimia berbahaya yang akan berpengaruh buruk bagi pembuluh darah kecil plasenta, organ penyalur oksigen dan berbagai nutrisi dari ibu ke janinnya selama kehamilan. Andai organ ini sudah teracuni oleh nikotin dan bahan kimia jahat dari rokok, maka jaringan plasenta dan pembuluh darah akan rusak dan berpengaruh buruk bagi kesehatan janin.

Lantas, apakah rokok elektrik akan jauh lebih aman digunakan oleh ibu hamil? Dr. Alvarez berkata jika apapun jenis rokoknya, baik itu rokok konvensional ataupun rokok elektrik, sama-sama sangat tidak sehat bagi ibu hamil. Di dalam rokok elektrik, kita juga bisa menemukan nikotin dalam bentuk cair yang bisa saja memiliki jumlah yang cukup besar dan sangat merugikan bagi kesehatan kehamilan. Menurut beliau, ada baiknya wanita yang sebelumnya merokok memang harus benar-benar berhenti merokok andai mereka berencana untuk hamil sehingga mereka pun tidak akan mengalami masalah kesehatan yang disebabkan oleh kandungan beracun di dalam rokok, khususnya pada janinnya andai mereka hamil di kemudian hari.