Apakah Penderita Diabetes Harus Benar-Benar Berhenti Mengkonsumsi Makanan Manis?

DokterSehat.Com – Diabetes adalah salah satu penyakit yang cukup banyak menyerang masyarakat Indonesia. Bahkan, banyak kasus dimana penderita diabetes mengalami penurunan kualitas hidup baik secara fisik maupun mental pada akhirnya harus meninggal dunia. Pakar kesehatan menyebutkan jika masyarakat Indonesia harus memahami penyakit berbahaya ini dengan lebih baik, khususnya dalam mengenal fakta dan mitos yang berkembang tentang penyakit diabetes seperti sebagai berikut.

doktersehat-nasi-putih

Jika seseorang divonis terkena penyakit diabetes, maka yang langsung terbayang olehnya tentu saja adalah perubahan pola makan secara signifikan dimana penderita diabetes tidak lagi boleh lagi mengkonsumsi makanan manis, camilan, atau bahkan makanan berserat. Hal ini ternyata hanyalah mitos yang kurang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Larangan mengkonsumsi makanan manis bahkan masih bisa menjadi perdebatan mengingat banyak pakar kesehatan yang menyarankankan agar penderita diabetes tetap mengkonsumsi makanan yang mengandung gula sehingga akan tetap mendapatkan sumber energi yang dibutuhkan untuk kegiatan sehari-hari. Hanya saja, memang konsumsi  makanan manis atau kaya gula haruslah dibatasi. Konsumsi camilan maupun makanan berserat juga sebaiknya tetap dilakukan meskipun harus dengan porsi yang ditentukan mengingat camilan sehat bisa membuat tubuh lebih baik dalam mengendalikan gula darah. Sementara itu, kandungan serat diyakini akan sangat baik dalam membuat penyerapan gula menjadi lebih lambat yang tentu berimbas pada seimbangnya kadar gula di dalam darah.

Mitos berikutnya tentang diabetes yang berkembang di masyarakat adalah anjuran untuk mengurangi frekuensi makanan dalam sehari. Hal ini juga ternyata tidak benar secara medis mengingat alih-alih mengurangi frekuensi makan besar atau makanan camilan, kita bisa mengatur pola makan dengan gizi yang jauh lebih baik dan sesuai dengan kondisi diabetes. Dengan melakukan hal ini, maka penderita diabetes pun tidak perlu khawatir kualitas kehidupannya akan menurun dengan drastis.