Apakah Normal Jika Anak Mengalami Menstruasi Dini ?

DokterSehat.Com – Jika orang tua memiliki anak perempuan, maka saat menjelang remaja menjadi saat-saat yang cukup meresahkan bagi orang tua, mengingat akan ada banyak perubahan pada tubuh anak yang bisa membuat anak menjadi panik atau bahkan mempertanyakan banyak hal pada orang tuanya. Kini, banyak orang tua bahkan yang merasa khawatir karena anaknya sudah mengalami menstruasi pada usia yang sangat dini, yakni sekitar 9 hingga 11 tahun. Apakah hal ini normal secara medis?

doktersehat-mual-muntah-sakit

Pakar kesehatan menyebutkan jika setiap wanita ternyata memiliki usia awal menstruasi yang berbeda-beda. Memang, kebanyakan wanita akan mengalami menstruasi pada usia belasan. Namun, ada pula kasus dimana anak-anak akan mengalami menstruasi dengan sangat dini, yakni pada usia 9 atau 11 tahun.

Dr. Andi Sugiarto, SpRm, seorang pakar seksologi menyebutkan jika menstruasi yang muncul pada usia yang sangat dini ini bisa disebabkan karena banyak faktor; dari faktor genetik, pola makan dan asupan gizi harian anak, perkembangan hormon dan pubertas, hingga perkembangan mentalitas sang anak sendiri. Hanya saja, kerap kali faktor adanya kadar hormon yang sangat tinggi atau pola pikir anak yang cenderung lebih dewasa dari usianya yang menyebabkan menstruasi akan muncul dengan lebih cepat. Menstruasi pertama atau yang disebut sebagai menarche juga erat kaitannya dengan faktor keturunan, apalagi jika ada riwayat keluarga yang juga mengalami masa menarche dengan usia sangat muda. Selain itu, jika asupan gizi anak setiap harinya terpenuhi, maka kemungkinan untuk mendapatkan menstruasi awal dalam usia dini juga menjadi lebih besar.

Orang tua sebaiknya menyikapi hal ini sebagai hal yang normal dan memberikan dukungan pada anak yang mengalami menstruasi pertamanya. Selain itu, cobalah untuk memberikan penjelasan yang logis dan diterima oleh anak bahwa hal ini adalah hal yang normal sehingga tidak perlu ditakutkan. Anak juga harus mulai bersiap untuk menghadapi hal ini setiap bulannya dan adanya kemungkinan rasa sakit atau perasaan tidak nyaman saat fase menstruasi tiba. Selain itu, ajari pula anak untuk mulai memakai dan mengganti pembalut dengan rutin saat menstruasi tiba sehingga Ia pun akan jauh lebih siap dalam menghadapi fase ini.