Apakah Masker Efektif Mengurangi Bahaya Polusi Udara?

DokterSehat.Com – Jika kita jeli memperhatikan kultur masyarakat di jalan-jalan, kita kini mengalami sebuah perubahan dimana banyak sekali pengendara sepeda motor yang memakai masker saat berkendara. Masker yang dipakai pun bermacam-macam jenisnya dari yang hanya memakai kain saputangan yang diikat di kepala, masker khusus dengan bentuk yang lucu, atau bahkan masker bedah yang mudah didapatkan di apotek-apotek terdekat. Penggunaan masker tersebut dianggap bisa mencegah polutan dari asap kendaraan dan berbagai kotoran udara lainnya agar tidak terhirup oleh hidung. Namun, apakah penggunaan masker ini efektif untuk melakukan pencegahan ini?

doktersehat-polusi-udara-ginjal

Apakah Masker Efektif Mengurangi Bahaya Polusi
Udara di perkotaan, khususnya yang memiliki lalu lintas padat layaknya di kota-kota besar seperti Jakarta tentu sudah sangat buruk kualitasnya. Asap kendaraan bermotor, asap rokok, dan juga asap-asap hasil industri memenuhi udara perkotaan sehingga banyak orang yang menggunakan masker untuk menghindarinya. Sayangnya, pakar kesehatan dari rumah Sakit Persahabatan bernama dr Agus Dwi Susanto, Sp.P justru berkata bahwa masker ternyata tidak efektif melindungi tubuh dari paparan polusi udara. Hanya saja, setidaknya pengguna masker akan mengurangi resiko terkena masalah infeksi saluran pernafasan akut atau ISPA.

Macam-macam Bahan Masker dan Level Perlindungannya
Terdapat penelitian yang ditujukan bagi mereka yang menggunakan masker, apapun jenis maskernya dari masker kain hingga masker bedah. Satu hal yang pasti, masker bedah hanya bisa memproteksi saluran pernafasan di bawah 20 persen. Sementara itu, masker kain level perlindungannya masih di bawah 10 persen, dan hanya masker jenis N95 yang ternyata bisa memproteksi saluran pernafasan lebih dari 95 persen. Padahal, pengendara bermotor cenderung lebih banyak yang memakai masker kain dan masker bedah yang tentu saja masih kurang efektif memproteksi saluran pernafasan dari polusi udara. Hal ini disebabkan karena partikel polusi udara sangatlah kecil sehingga bisa menembus serat dari masker-masker tersebut.

Baca Juga:  Gejala Kelebihan steroid androgenik Pada Pria dan wanita

Jenis Masker yang Direkomendasikan
Jika ingin proteksi yang maskimal, masker jenis N95 atau masker standar dapat memberikan perlindungan yang jauh lebih baik meskipun beberapa jenis gas layaknya Karbon Monoksida dan Nitrogen Monoksida masih akan menembus masker tersebut. Setidaknya, dengan memakai masker yang baik selama berkendara, resiko terkena masalah ISPA akan jauh berkurang dan andai mendapatkan gangguan pernafasan, maka pengobatannya pun akan jauh lebih mudah dilakukan.