Apakah Kondisi Hipertiroid Itu?

DokterSehat.Com – Apakah yang dimaksud dengan kondisi hipertiroid? Hipertiroid sendiri adalah sebuah kondisi dimana hormon tiroksin dalam tubuh terlalu banyak dihasilkan oleh kelenjar tiroid sehingga jumlahnya sangat berlebihan. Kondisi ini disinyalir dapat membuat sistem metabolisme tubuh menjadi terganggu dan berbagai nutrisi makanan pun gagal atau kurang optimal dalam diserap oleh tubuh. Mengapa hal ini bisa terjadi?

doktersehat-tenggorokan-leher

Kondisi hipertiroid sendiri biasanya lebih mudah menyerang kaum wanita, khususnya yang berusia dewasa pada kisaran 20 hingga 40 tahun. Namun, dalam beberapa kasus, anak-anak juga bisa terkena masalah hipertiroid. Gejala dari hipertiroid sendiri bisa dilihat jika seseorang mengalami kecenderungan perubahan suasana hati yang sangat signifikan dalam tempo yang cepat dan seringnya ada rasa gelisah. Disamping itu, tubuh yang mudah berkeringat dan disertai dengan penurunan berat badan dengan sangat cepat juga bisa menjadi pertanda hipertiroid. Penderita hipertiroid juga cenderung mengalami jantung berdebar dalam durasi yang lama dan susah untuk dihentikan.

Penyebab dari masalah hipertiroid sendiri biasanya adalah karena kelenjar tiroid di sekitar leher dan rahang mengalami pembengkakan dan pembesaran sehingga memicu banyak sekali masalah pada tubuh. Jumlah hormon tiroksin yang terlalu banyak pun bisa disebabkan oleh adanya penyakit graves yang biasanya adalah penyakit keturunan. Peyakit ini membuat kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroksin secara berlebihan sehingga membuat kondisi kelainan autoimun pada tubuh sehingga pandangan mata pun cenderung kabur dan bola mata cenderung keluar. Disamping itu, masalah peradangan kelenjar tiroid karena bakteri dan virus serta kemungkinan langka berupa kanker tiroid bisa menjadi penyebab masalah ini.

Pengobatan dari penyakit hipertiroid sendiri bisa dilakukan dengan cara meminum obat yang tergolong dalam golongan thionamide. Obat thionamide sendiri mampu menekan produksi hormon tiroksin dan juga triiodotironin. Disamping itu, jika kondisinya sudah cukup parah, radioterapi yang mampu menekan kelenjar tiroid juga bisa dilakukan kecuali bagi ibu hamil dan menyusui serta mereka yang bermasalah dengan penglihatan.

Baca Juga:  Benarkah Gerakan Membasmi Tikus Bisa Berimbas Baik Bagi Kesehatan Masyarakat?