Apakah Ibu Hamil Diperbolehkan Mengkonsumsi Kopi?

DokterSehat.Com – Sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia, Indonesia memiliki banyak sekali penggemar kopi di berbagai penjuru tanah air. Bahkan, banyak daerah di Indonesia yang memiliki ciri khas kopinya sendiri. Baik pria ataupun wanita dengan rentang umur yang berbeda-beda bisa mengkonsumsi kopi setiap hari. Yang menjadi pertanyaan adalah, jika seorang wanita yang menyukai kopi kemudian hamil, apakah Ia bisa melanjutkan hobi mengkonsumsi kopi setiap hari?

doktersehat-hamil-minum-kopi

Sudah menjadi rahasia umum jika kopi memiliki banyak khasiat bagi kesehatan kita. Sebagai contoh, dengan mengkonsumsi kopi, kita akan bisa lebih baik untuk terjaga dan berkonsentrasi untuk menyelesaikan tugas. Hal ini dikarenakan adanya kandungan kafein pada kopi. Sayangnya, bagi pakar kesehatan, kopi ternyata tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Menurut laman boldsky.com, ternyata pakar kesehatan telah melakukan penelitian yang menunjukkan jika kopi ternyata kurang baik bagi kehamilan, apalagi jika ibu hamil mengkonsumsinya secara berlebihan. Banyaknya jumlah kafein yang dikonsumsi ternyata bisa ikut diserap oleh janin di dalam kandungan. Yang menjadi masalah adalah, kafein ternyata kurang baik bagi perkembangan janin, apalagi bagi organ jantungnya. Banyak kasus dimana ibu hamil yang hobi mengkonsumsi kopi pada akhirnya membuat janinnya mengalami masalah jantung. Selain itu, pembuluh darah yang ada di dalam janin juga bisa mengalami masalah dan pada akhirnya ikut merembet ke masalah gangguan pernafasan saat sang bayi terlahir.

Selain bisa menimbulkan masalah pada organ janin, resiko untuk mendapatkan kelahiran prematur atau bahkan keguguran akan meningkat drastis jika ibu tetap mengkonsumsi kopi dengan jumlah yang banyak. Bagi ibu yang sedang hamil muda, kopi ternyata memang sebaiknya dihindari terlebih dahulu. Namun, andai ibu hamil sangat ingin menginginkan kopi, ada baiknya tidak mengkonsumsi kopi dengan ukuran lebih dari 200 ml dalam sehari.