Apakah Fogging Memang Efektif Untuk Mengurangi Penyakit DBD?

DokterSehat.Com – Musim hujan telah mencapai puncaknya dan kini banyak sekali berita tentang penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang mewabah di berbagai daerah dan telah membunuh banyak orang. Untuk memastikan bahwa penyakit ini tidak memberikan dampak buruk yang lebih besar, pemerintah pun semakin menggalakkan fogging atau pengasapan pada berbagai tempat untuk mengurangi jumlah nyamuk aedes aigepty yang menjadi penyebab utama penyakit DBD. Apakah teknik pengasapan ini memang efektif mengurangi dampak buruk penyakit DBD?

doktersehat-demam-berdarah-dengue-zika

Banyak pakar kesehatan yang memprediksi kasus DBD di Indonesia bisa bertahan hingga bulan April mendatang. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan mengingat resiko semakin banyaknya korban yang meninggal masih sangat tinggi di berbagai daerah. Fogging atau pengasapan memang diyakini cukup ampuh membunuh nyamuk aedes aigepty sehingga kemungkinan orang tergigit nyamuk ini pun menjadi semakin kecil. Sayangnya, fogging juga bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan manusia, khususnya bagi saluran pernafasan mengingat kandungan kimia pada asap juga kurang baik untuk dihirup.

Pakar kesehatan menyebutkan jika fogging ternyata hanya akan ampuh untuk membunuh nyamuk yang telah dalam fase dewasa. Sayangnya, nyamuk aedes aigepty mengalami empat fase kehidupan yakni telur, larva, pupa, dan nyamuk dewasa. Jika kita hanya mampu membunuh nyamuk dewasa saja, lantas bagaimana dengan telur, larva, dan pupa yang tentu bisa tumbuh menjadi nyamuk dewasa ke depannya? Jumlah telur, larva, dan pupa nyamuk aedes aigepty juga sangat besar sehingga kemungkinan jumlah nyamuk pembawa wabah DBD juga akan tetap besar meskipun sudah dilakukan fogging.

Kecenderungan nyamuk aedes aigepty yang merupakan nyamuk yang tinggal di dalam rumah dan menyukai air bersih jelas kontras dengan proses fogging yang lebih sering dilakukan di luar ruangan dan menyasar tempat-tempat dengan air kotor. Karena alasan ketidakefektifan ini, pakar kesehatan pun lebih menekankan pola hidup sehat alih-alih hanya mengandalkan fogging untuk mencegah DBD. Selain menutup berbagai genangan air bersih, kita juga sebaiknya menghindari tumpukan atau gantungan baju yang kerap kali menjadi tempat favorit bagi nyamuk sehingga resiko terkena gigitan nyamuk aedes pun bisa diminimalisir.