Apakah Flu dan Pilek Adalah Masalah Kesehatan yang Berbeda?

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit yang cukup mudah menyerang kita saat musim hujan seperti sekarang ini adalah flu dan pilek. Banyak dari kita yang menganggap jika flu dan pilek adalah masalah kesehatan yang sama. Padahal, menurut pakar kesehatan, flu dan pilek ternyata berbeda meskipun memang memiliki gejala yang cenderung mirip. Sebenarnya, apa sih perbedaan dari kedua penyakit yang bisa membuat badan kita terasa tidak nyaman ini?

doktersehat-wanita-flu-demam-sakit-flu-babi-swine-influenza

Pakar kesehatan menyebutkan jika flu dan pilek ternyata jelas-jelas berbeda karena memang disebabkan oleh dua hal yang tidak sama. Flu disebabkan oleh virus influenza dan pilek ternyata kerap kali disebabkan oleh rhinovirus. Untuk mengetahui perbedaan dari kedua penyebab penyakit ini, kita tentu harus melakukan uji laboratorium. Sayangnya, karena gejala dari kedua penyakit ini sangat mirip, maka kita tentu kesulitan untuk menentukan apakah kita sedang pilek atau sebenarnya terkena flu.

Hanya saja, menurut pakar kesehatan, ada beberapa karakteristik yang membedakan antara flu dan pilek. Sebagai contoh, gejala dari pilek akan cenderung muncul secara perlahan-lahan. Hal ini sangat berbeda dengan pilek yang cenderung datang secara tiba-tiba. Selain itu, gejala dari flu juga cenderung jauh lebih berat dan membuat tidak nyaman daripada pilek. Sebagai contoh, flu bisa membuat seseorang terkena demam atau bahkan sakit kepala yang cukup parah. Sementara itu, penderita pilek biasanya akan mengalami gejala yang lebih ringan layaknya hidung tersumbat, radang tenggorokan, dan bersin-bersin.

Yang patut diwaspadai adalah, flu ternyata bisa menyebabkan komplikasi yang berbahaya layaknya infeksi bakteri atau bahkan pneumonia. Sementara itu, pilek tergolong penyakit yang tidak menyebabkan masalah komplikasi. Menurut pakar kesehatan, kedua masalah kesehatan ini bisa sembuh dengan sendirinya jika penderitanya mengistirahatkan badan, memperbanyak asupan air minum, dan mengelola pola makan menjadi lebih sehat. Hanya saja, ada baiknya segera memeriksakan ke dokter andai badan sudah terasa tidak karuan hingga mengganggu aktifitas harian.