Apakah Dot Baik Bagi Perkembangan Bayi?

DokterSehat.Com – Saat pasangan suami istri baru saja mendapatkan bayi, maka mereka pun akan mempersiapkan berbagai hal yang berhubungan dengan perawatan bayi secara maksimal. Selain pakaian atau popok bayi, pasangan suami istri akan langsung menyiapkan dot yang akan sangat berguna untuk menenangkan bayi. Dot sendiri memang dikenal luas dapat membuat bayi yang sedang rewel atau menangis menjadi lebih tenang dan diam. Apakah memang benar dot dapat memberikan dampak baik bagi kesehatan bayi?



Saat menghisap dot, bayi akan cenderung merasakan hisapan yang sangat kuat yang bisa menenangkannya. Banyak kondisi dimana anak akan cenderung rewel dan menangis dan andai berbagai cara lain layaknya dipeluk atau diganti popoknya tidak berhasil menenangkan anak, maka dot pun akan cepat menenangkannya. Saat mengalami efek layaknya sedang menghisap, tubuh bayi akan melepaskan semacam senyawa kimia yang bisa membuat stress pada bayi mereda. Selain menenangkan, pakar kesehatan juga menyebutkan jika dot akan membuat bayi tidak mudah menangis meskipun sedang melakukan perjalanan jauh atau terkena perubahan tekanan udara yang sangat menyakitkan.

The American Academy of Pediatrics sendiri menyebutkan jika bayi menggunakan dot untuk tidur, maka resiko bayi mengalami kematian mendadak saat tertidur bisa menurun dengan signifikan. Pakar kesehatan menyarankan agar bayi dibiarkan tertidur dengan menghisap dot setidaknya hingga usia satu tahun sehingga di area mulut dan hidung bayi akan terjadi pembukaan ruang udara yang berarti bayi tidak akan kekurangan oksigen selama waktu tidur. Hanya saja, pemberian dot sebaiknya dilakukan sebelum sang buah hati masih belum tidur, bukan saat sang bayi sudah tertidur.

Orang tua juga harus berhati-hati dalam memberikan dot secara berlebihan, khususnya jika sang bayi sudah mulai mengalami pertumbuhan gigi. Penggunaan dot yang berlebihan bisa mempengaruhi tatanan gigi dan memicu lambatnya anak mulai berbicara. Selain itu, Penggunaan dot secara berlebihan bisa memicu peningkatan resiko terkena infeksi infeksi pada telinga hingga 40 persen sehingga ada baiknya orang tuapun harus membatasi penggunaan dot pada bayi setidaknya hingga usianya satu tahun saja dan tidak dibiarkan hingga sang bayi semakin besar atau melebihi usia balita.