CT-Scan: Apakah CT-Scan Itu?

DokterSehat.Com Computed tomography (CT) adalah pemeriksaan pencitraan tubuh menggunakan sinar-X untuk membuat gambar rinci dari bagian tubuh dan struktur dalam tubuh. Selama pemeriksaan, Anda akan berbaring di meja yang melekat pada scanner CT. CT scanner adalah mesin berbentuk donat besar.

doktersehat-mri-scan-sindrom-tourette

Mengapa tes ini dilakukan?
Dokter menggunakan CT scan untuk mempelajari area tubuh, seperti otak, dada, atau perut. CT scan juga digunakan untuk membantu atau memeriksa keberhasilan prosedur atau operasi. Contoh dari penggunaannya adalah ketika CT yang digunakan untuk memandu jarum ke dalam tubuh selama biopsi jaringan.

CT, atau CAT scan, menghasilkan gambar penampang tubuh dengan menggunakan sinar-X dan komputer. CT scan juga disebut tomografi aksial terkomputerisasi. CT dikembangkan secara independen oleh seorang insinyur Inggris bernama Sir Godfrey Hounsfield dan Dr. Alan Cormack. CT-scan menjadi andalan untuk mendiagnosis penyakit medis. Untuk penemuan mereka, Hounsfield dan Cormack bersama-sama dianugerahi Hadiah Nobel pada tahun 1979.

CT scanner pertama mulai digunakan pada tahun 1974. CT scanner telah memberikan kenyamanan jauh lebih baik untuk pasien karena scan dapat dilakukan dengan cepat. Perbaikan telah memberikan gambar beresolusi tinggi, yang membantu dokter dalam membuat diagnosis. Sebagai contoh, CT scan dapat membantu dokter untuk memvisualisasikan nodul atau tumor kecil, yang tidak dapat melihat dengan rontgen sinar-X biasa.

Pencitraan CT scan memungkinkan dokter untuk melihat bagian dalam tubuh dalam bentuk irisan-irisan organ-organ tubuh. Jenis khusus X-ray, dalam arti, mengambil “gambar” dari potongan tubuh sehingga dokter dapat melihat tepat di daerah tertentu. CT scan sering digunakan untuk mengevaluasi otak, leher, tulang belakang, dada, perut, panggul, dan sinus.

CT telah merevolusi pengobatan karena memungkinkan dokter untuk melihat penyakit yang, di masa lalu, bisa hanya ditemukan melalui operasi atau otopsi. CT adalah prosedur non-invasif (tidak butuh pembedahan), aman, dan ditoleransi dengan baik. CT mampu memberikan tampilan yang sangat rinci di banyak bagian tubuh yang berbeda.