Apakah Berlari di Jalan Raya Baik Bagi Saluran Pernafasan?

DokterSehat.Com – Berolahraga di area perkotaan bisa menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Selain sarana olahraga dan taman yang masih tidak terlalu banyak, tempat olahraga untuk berlari juga cenderung masih minim. Tak percaya? Kita tentu akan sangat mudah menemukan banyak orang yang berlari di pinggir jalan. Hal ini tentu akan sangat berbahaya mengingat kebanyakan jalan di kota-kota Indonesia tidak terlalu banyak memiliki jalur pedestrian sehingga para pelari pun beresiko tertabrak kendaraan karena berlari di pinggir jalan. Selain itu, sebuah pertanyaan pun muncul, apakah sehat jika kita berlari di jalan raya namun juga menghirup berbagai polutan dari kendaraan bermotor?

shutterstock_245827459 copy

Pakar kesehatan ternyata menyebutkan jika berlari di pinggir jalan, khususnya jika sudah mulai banyak kendaraan bermotor yang lewat akan sangat tidak baik bagi kesehatan. Bagaimana tidak, saat berlari, kita akan cenderung menghirup udara lebih banyak. Padahal, udara yang dihirup di pinggir jalan mengandung banyak sekali polutan berbahaya yang berarti kita akan menghirup lebih banyak polutan menuju saluran pernafasan kita. Yang menjadi masalah adalah saat berlari, tanpa kita sadari kita juga akan ikut menghisap udara lewat mulut yang tidak memiliki penyaring udara sama sekali sehingga berbagai polutan pun akan langsung memasuki paru-paru tanpa disaring terlebih dahulu. Padahal, polutan yang kebanyakan dikuasai gas buang kendaraan bermotor ini memiliki zat VOC atau volatile organic compounds dan juga karbon monooksida yang sangat berbahaya.

Dangan banyaknya polutan yang kita hirup, maka resiko untuk mendapatkan berbagai penyakit berbahaya layaknya kanker paru-paru atau penyakit jantung akan meningkat drastis. Selain itu, para penderita asma juga akan semakin menderita karena asmanya beresiko lebih mudah kambuh.

Baca Juga:  Pasukan Ungu Siap Membantu Para Penderita Demensia di Ibukota

Alih-alih berlari di jalan raya, pakar kesehatan menyarankan kita mencari area yang jauh lebih jauh dari kontaminasi polutan udara. Kita bisa memilih berlari di lapangan atau jika diperlukan di atas treadmill yang tentu akan lebih aman dari paparan polusi udara yang berbahaya.