Apakah Aman Mengkonsumsi Makanan Setelah Tangan Terkena Hand Sanitizer?

DokterSehat.Com – Saat kita berada di luar rumah dan membeli jajanan di pinggir jalan atau makan di kedai makan tertentu, tentu akan sulit untuk menemukan tempat mencuci tangan. Karena alasan inilah banyak orang yang memakai hand sanitizer atau cairan pembersih tangan. Selain ditemukan dalam ukuran yang kecil, cairan pembersih tangan yang biasanya mengandung alkohol ini banyak ditemukan di area sekolah-sekolah atau bahkan rumah sakit. Namun, sebuah pertanyaan pun muncul, apakah tidak masalah andai kita menelan alkohol dari cairan pembersih tangan ini mengingat setelah memakainya kita langsung menyentuh makanan yang kita konsumsi?

doktersehat-tangan-kapalan

Pakar kesehatan menyebutkan jika andai kita menelan cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol, maka tentu kita akan mengalami keracunan atau bahkan keamtian. Dari sebuah data yang diungkapkan oleh New York Times, ada banyak kasus dimana anak di bawah usia enam tahun menelan cairan pembersih tangan milik orang tuanya dan pada akhirnya harus dilahirkan di rumah sakit. Bahkan, kasus keracunan yang disebabkan oleh menelan cairan pembersih tangan pada tahun lalu mencapai 19 ribu kasus di Amerika Serikat.

Dari 1.400 anak yang menelan cairan pembersih tangan ini, diketahui hanya dua yang meninggal dunia. Namun, kandungan alkohol yang tinggi pada cairan pembersih tangan ini bisa memicu keracunan yang cukup parah, atau yang paling ringan justru adalah mengalami sensasi layaknya orang yang mabuk. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika cairan pembersih tangan memang berbahaya andai ditelan dalam jumlah banyak mengingat kandungan alkoholnya tinggi dan juga adanya formula isopropyl alcohol yang memang bisa membuat seseorang hilang kesadaran, keracunan, hingga meninggal dunia. Namun, andai kita menggunakannya dengan benar, yakni hanya untuk membersihkan tangan saja sebelum makan, tidak akan ada efek buruk kesehatan yang akan kita dapatkan. Hanya saja, ada baiknya kita menjauhkan cairan ini dari jangkauan anak-anak demi menghindari kasus keracunan akibat cairan pembersih tangan.