Apakah Ada Perbedaan Menyusui Langsung Dengan Memberi ASI Perah?

DokterSehat.Com – Jumlah wanita karir di Indonesia cukup tinggi. Banyak diantaranya bahkan rela merantau ke tempat yang jauh demi mendapatkan pekerjaan dan pengalaman baru. Sayangnya, bagi para pekerja ini, melahirkan bayi bisa menjadi masalah yang cukup pelik, khususnya dalam membesarkan sang buah hati. Memang, telah ada cuti melahirkan yang cukup panjang. Namun, tetap saja waktu ini terasa tidak cukup, apalagi bagi ibu yang ingin memberikan ASI ekslusif setidaknya pada enam bulan pertama usia sang buah hati. Lantas, apakah ada cara yang bisa dilakukan ibu agar anaknya tetap mendapatkan asupan ASI dengan baik?

shutterstock_113110369 copy

Pakar kesehatan menyebutkan jika kini ibu yang bekerja bisa memberikan ASI perahan bagi anaknya jika tidak bisa menyusui karena bekerja atau halangan lainnya. Dengan memakai peralatan khusus, ibu bisa menyimpan sejumlah ASI di dalam lemari pendingin yang bisa dihangatkan sewaktu-waktu untuk dikonsumsi sang buah hati. Hal ini tentu tidak akan menghalangi wanita karir untuk memberikan ASI eksklusif bagi buah hatinya, bukan? Sayangnya, meskipun nutrisi yang diberikan sama, pakar kesehatan tetap menyebutkan jika ada perbedaan signifikan antara menyusui secara langsung dengan memberikan ASI perah.

Pakar kesehatan dr. utami Roesli, SpA, MBA, IBCLC, FABM, menyebutkan jika meskipun ASI yang diberikan sama-sama berasal dari ibundanya. Ada perbedaan mendasar dari menyusui dengan memberikan ASI perahan. Memang ASI, bisa memberikan perlindungan tubuh dari berbagai penyakit sekaligus mendukung pertumbuhan sang bayi dengan baik, namun, bayi tidak akan mendapatkan sentuhan fisik dari ibundanya. Banyak orang yang tidak menyadari jika menyusui adalah proses memberikan kasih sayang dari ibu ke anaknya. Selain bisa memberikan ikatan batin dan emosi antara ibu dan anak, kepercayaan diri anak juga bisa tumbuh dari ibu yang rajin menyusuinya.

Baca Juga:  Benarkah Kekurangan Zat Besi dapat menyebabkan Anemia?

Tidak ada yang salah dengan wanita karir yang memberikan ASI perahan demi menjaga buah hatinya tetap mendapatkan ASI eksklusif. Hanya saja, jika ada kesempatan, khususnya di luar jam kerja, berikanlah bayi ASI dengan cara menyusui agar bayi tetap mendapatkan kasih sayang yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya.