Apakah Ada Cara Memilih Roti yang Sehat?

DokterSehat.Com – Selain nasi, roti juga dikenal luas masyarakat di seluruh dunia sebagai salah satu bahan makanan pokok. Namun, bagi masyarakat Indonesia yang cenderung lebih menyukai nasi sebagai makanan utama sehari-hari, roti yang mengenyangkan ini justru hanya dijadikan camilan yang nikmat. Jika kita jeli, roti-roti yang tersedia di pasaran ini memiliki jenis yang bermacam-macam. Sebagai contoh, ada yang terbuat dari bahan gandum, ada pula yang tertulis terbuat dari gandum utuh, dan berbagai jenis lainnya. Kita harus lebih cermat dalam memilih jenis roti karena bisa jadi kita bisa mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat dalam sehari hanya karena mengkonsumsi roti. Lantas, roti seperti apakah yang paling baik untuk kita pilih?

doktersehat-roti-ketimun-tomat

Cek Label
Pilihlah roti yang pada labelnya tertulis terbuat dari bahan gandum utuh atau whole wheat. Roti yang terbuat dari bahan ini biasanya kaya akan kandungan protein, vitamin, mineral, dan juga serat yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Pakar nutrisi Keri Glassman, R.D., C.D.N, sangatlah merekomendasikan roti dengan jenis ini. Namun, pastikan bahwa kita mendapatkan roti yang terbuat dari 100 persen biji-bijian utuh dari gandum. Kadangkala, ada roti yang berlabel whole meat atau gandum utuh namun sebenarnya hanya terdiri dari 51 persen bahan biji-bijian saja. Sisanya? Bisa jadi akan kurang berguna bagi tubuh kita.

Serat
Roti yang baik adalah roti yang kaya akan serat karena akan membuat kita cepat merasa kenyang sekaligus mampu menahan rasa kenyang dalam waktu yang lama. Tak hanya itu, serat juga dikenal luas sangat baik bagi kesehatan usus kita. Glassman menyarankan kita kita untuk memilih roti dengan kandungan serat lebih dari 3 gram.

Baca Juga:  Waspada Sakit Leher Akibat Nunduk Main Ponsel

Hindari Bahan Kimia
Roti yang beredar di pasaran ternyata juga banyak yang mengandung pewarna buatan, perasa buatan, dan bahkan bahan pengawet. Kita harus menghindari roti yang memakai bahan-bahan ini, apalagi yang memakai bahan pengawet yang sangat berbahaya. Tak hanya itu, ada baiknya hindari pula roti yang mengandung sirup jagung fruktosa atau lemak trans yang tidak sehat bagi tubuh.