Apakah Aa Gym Terkena Penyakit Hipoksia?

DokterSehat.Com – Baru-baru ini, masyarakat tanah air dikejutkan oleh berita salah satu da’i kondang yang terkenal akan gaya ceramahnya yang lembut, Aa Gym, atau KH Abdullah Gymastiar, yang dilarikan ke rumah sakit. Menurut akun media sosialnya, Aa Gym menyebutkan jika tubuhnya mengalami kondisi kekurangan oksigen sehingga kepalanya pun kemudian menjadi pusing, tubuh yang semakin dingin, dan otak pun sulit untuk diajak berpikir. Bahkan, tekanan darah kyai dari Jawa Barat ini sangatlah rendah dengan diiringi suhu tubuh yang hanya mencapai 33 derajat Celcius. Penyakit apakah yang sebenanya menyerang Aa Gym ini?

doktersehat-penyakit-alzheimer-tumor-otak-bakteri-Naegleria-Fowleri-Ginkgo-Biloba

Dalam dunia medis, kondisi tubuh yang kekurangan oksigen disebut dengan hipoksia. Penyebab dari penyakit ini sendiri adalah karena pasokan oksigen yang ada pada pembuluh darah arteri sangatlah minim. Hipoksia sendiri bisa muncul secara mendadak dan bisa membuat kondisi kesehatan seseorang tiba-tiba memburuk. Yang mengerikan adalah, penyakit ini bisa berlanjut menjadi komplikasi pada organ layaknya otak, hati, jantung, dan berbagai organ tubuh lainnya.

Penyebab hipoksia lainnya adalah adanya penyakit pada paru-paru layaknya bronkitis, edema paru, emfisema, atau bahkan penyakit paru obstruktif kronik. Selain itu, jika kita mengalami masalah jantung atau anemia, maka hipoksia juga bisa muncul. Konsumsi beberapa obat pereda nyeri dan masalah keracunan sianida juga bisa memicu munculnya masalah kesehatan ini.

Untuk mencegah munculnya penyakit hipoksia, kita tentu harus tetap berada dalam lingkungan yang banyak memiliki udara segar. Selain itu, jika hipoksia ternyata disebabkan oleh asma, maka penderita asma harus rutin mengkonsumsi obat asma yang diberi oleh dokter. Jika seseorang sudah terkena hipoksia layaknya Aa Gym, biasanya ia akan menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk memastikan bahwa pasokan oksigen yang masuk ke tubuhnya melimpah dan tingkat oksigen di dalam tubuh kembali normal.