Apa yang Terjadi Jika Wanita Menelan Sperma Pasangannya

DokterSehat.Com – Salah satu aktivitas seksual yang menjadi favorit cukup banyak pasangan adalah dengan melakukan oral seks. Dengan melakukannya, maka pasangan bisa mendapatkan sensasi kenikmatan yang berbeda dalam kehidupan seksualnya. Hanya saja, melakukan oral seks bisa membuat wanita secara sengaja atau tak sengaja menelan sperma pasangannya. Sebenarnya, apakah tidak apa-apa jika hal ini terjadi?

doktersehat-penis-pria-seks

Pakar kesehatan seksual dr. Andri Wanananda, MS, menyebutkan bahwa di dalam sperma pria, kita bisa menemukan spermatozoa atau sel khas pria, lemak, protein, dan juga karbohidrat. Melihat komposisi dari sperma yang sama sekali tidak memiliki zat yang berbahaya ini, maka bisa dipastikan jika andai wanita menelan sperma, tidak akan terjadi masalah kesehatan apapun. Hanya saja, harus dipastikan pula bahwa sperma tersebut berasal dari pria yang sehat, steril dan higienis.

Dr. Andri yang berasal dari Fakultas Kedokteran di Universitas Tarumanegara, Jakarta ini, menyebutan jika kaum hawa tidak perlu khawatir akan mengalami keracunan, apalagi bisa hamil hanya gara-gara menelan sperma pasangannya saat melakukan oral seks. Menurut beliau, saluran pencernaan ini sama sekali tidak terkait dengan saluran reproduksi wanita sehingga tentu tidak akan mungkin menyebabkan wanita hamil.

Hanya saja, bukan berarti menelan air mani pria tidak memberikan resiko kesehatan apapun. Andai pria memiliki beberapa penyakit menular seksual layaknya HIV, herpes, atau bahkan chlamydia, maka wanita yang menelan sperma tersebut juga beresiko besar tertular penyakit-penyakit ini. Bahkan, pakar kesehatan menyebutkan jika kanker tenggorokan bisa disebabkan oleh hal ini.

Melihat adanya fakta-fakta ini, pakar kesehatan menyarankan pasangan untuk melakukan oral seks dengan higienis. Pastikan penis atau vagina sudah dicuci bersih sebelum melakukannya. Selain itu, pastikan bahwa oral seks ini tidak dilakukan dengan cara berganti-ganti pasangan yang tentu bisa membuat kita lebih beresiko tertular berbagai penyakit.