Apa yang Harus Dilakukan Jika Ketuban Ibu Hamil Pecah?

DokterSehat.Com– Cukup banyak ibu hamil yang cenderung panik tatkala menemukan bahwa air ketubannya pecah sebelum proses kelahiran tiba. Pecahnya air ketuban ini dianggap sebagai adanya masalah yang dikhawatirkan bisa mengganggu kesehatan atau bahkan mengancam kondisi janin di dalam kandungan. Namun, pakar kesehatan menyebutkan bahwa ada baiknya ibu hamil tidak panik saat menemukan hal ini. Berikut adalah yang perlu dilakukan andai air ketuban ibu hamil pecah.

doktersehat-usg-kehamilan-hamil-operasi-caesar

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa jika ibu hamil bisa saja tiba-tiba merasakan ada cairan yang keluar dengan deras atau mengeluarkan beberapa tetes air pada organ vitalnya. Namun,hal ini ternyata belum tentu menandakan pecahnya air ketuban. Bisa jadi hal ini ternyata adalah air seni biasa. Masalahnya, cairan ketuban dan air biasa ini memiliki warna, kejernihan, dan bau yang sama. Jika air ketuban yang keluar ini memiliki warna kehijauan atau kecokelatan, maka hal ini menandakan bahwa bayi sudah mengeluarkan meconium, kotoran pertamanya, di dalam rahim. Jika air ketuban ini memiliki bau yang tidak sedap, maka bisa jadi hal ini menandakan bahwa ibu mengalami infeksi.

Pecahnya air ketuban sendiri sebenarnya terjadi karena adanya semacam “ledakan” di dalam rahim yang kemudian diikuti dengan mengalirnya atau merembesnya air ketuban dari organ vital wanita. Hal ini tentu akan membuat celana ibu hamil basah atau lembab.

Jika ibu hamil mengalami hal ini, maka ada baiknya Ia segera memeriksakan kondisinya pada bidan atau dokter kandungan terdekat karena bisa jadi ini adalah tanda bahwa proses persalinan akan tiba. Menurut pakar kesehatan, 80 persen proses persalinan ternyata terjadi dalam kurun waktu 24 jam setelah pecahnya air ketuban ini. Namun, jika pecahnya air ketuban ini tergolong dini atau masih jauh dari hari prediksi kelahiran, maka dokter atau bidan biasanya akan segera melakukan pemeriksaan agar bisa menentukan tindakan medis yang tepat.

Baca Juga:  Ini Alasan Mengapa Ibu Hamil Bisa Ngidam yang Aneh-Aneh

Bagi ibu hamil yang ingin menghindari pecahnya ketuban yang dini, maka ada baiknya mereka rutin melakukan pemeriksaan kehamilan. Jika ibu hamil ternyata memiliki mulut rahim yang cenderung lemah, ada baiknya tidak melakukan hubungan intim terlebih dahulu dengan suami demi mencegah hal ini tetap terjadi.