Apa Yang Harus Dilakukan Jika Anak Step dan Kejang-Kejang?

DokterSehat.Com – Salah satu gangguan kesehatan yang paling ditakuti ibu-ibu adalah jika anak-anak mengalami step atau kejang-kejang. Banyak sekali kasus dimana ibu yang baru pertama kali memiliki anak langsung merasa panik dan kebingungan harus berbuat apa saat anak mengalami demam tinggi, step dan, kejang-kejang. Step sendiri diyakini dapat mempengaruhi kondisi perkembangan anak, khususnya dalam hal kecerdasan, fisik, atau bahkan pertumbuha psikis sang buah hati. Step sendiri banyak ditemui pada anak-anak berusia di bawah 1 tahun hingga 5 tahun.

doktersehat-anak-sakit-panas

Sebelum kita mengetahui apa yang harus dilakukan jika anak terkena step, maka ada baiknya kita juga harus mengenal apa itu step terlebih dahulu. Step sendiri biasanya adalah sebuah gejala lanjutan setelah anak mengalami demam yang tinggi dalam jangka waktu yang cenderung lama. Anak yang terkena step bisa jadi mengalami kondisi layaknya tersedak dengan air liur yang terus keluar dari mulut dan terkadang disertai dengan muntah. Perubahan pada kulit juga terjadi pada si anak dengan warna kulit yang cenderung lebih gelap dan pucat. Dalam beberapa kasus, step bahkan memicu anak langsung pingsan.

Jika anak anda sedang mengalami demam tinggi dan menunjukkan gejala-gejala step layaknya di atas, maka ada baiknya anda langsung memindahkan anak ke posisi yang aman layaknya di kamar tidur yang bebas dari banyak benda jatuh ataupun keras. Setelah ditempatkan di sofa atau kasur, arah kepala si anak sebaiknya dimiringkan ke kiri ataupun ke kanan sehingga cairan pada saluran pernafasan pun mudah tersedak. Anak yang step biasanya akan diberi minuman atau obat-obatan, namun, ada baiknya kita mengurungkan hal ini karena ternyata tidak baik untuk anak yang sedang mengalami steps. Pakaian anak yang cenderung ketat pun harus dilepas atau dilonggarkan agar sirkulasi nafas anak pun menjadi lebih lancar. Hanya saja, jika fisik anak justru semakin membiru, maka sesegera mungkin anda harus mengantarya ke doker terdekat.

Baca Juga:  Cara Menjaga Kesehatan Saat Trimester Pertama

Step yang terjadi dalam waktu singkat dan sekali saja biasanya tidak akan berdampak jauh bagi kecerdasan atau fisik anak, namun, jika step bisa terjadi berulang kali, maka bisa jadi perkembangan anak baik secara fisik maupun si anak sendiri.