Apa yang Bisa Kita Lakukan Saat Telinga Kemasukan Air?

DokterSehat.Com – Kadang kala saat kita mandi atau berenang, tanpa sengaja telinga kita kemasukan air. Hal ini akan membuat telinga dan kepala secara keseluruhan menjadi tidak nyaman. Pendengaran juga terasa tidak nyaman karena munculnya dengungan atau bahkan gema. Padahal, mengeluarkan air yang masuk di dalam telinga tidak mudah untuk dilakukan. Lantas, apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasi masalah ini?

doktersehat-telinga-masuk-air-gatal-jerawat

Pakar kesehatan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tengggorok Bedah Kepala-Leher Indonesia bernama dr. Sri Susilawati, SpTHT-KL, menyebutkan bahwa ada baiknya memang kita tidak sembarangan mengeluarkan air yang terjebak di dalam telinga. Cukup banyak orang yang menggunakan cotton bud untuk mengeluarkan air tersebut. Padahal, air ini bisa saja sudah tertutup oleh serumen atau getah telinga sehingga sulit untuk dikeluarkan. Alih-alih menggunakan cotton bud, dr. Sri justru lebih menyarankan kita untuk memasukkan kembali air ke dalam telinga.

Meskipun terlihat aneh, memasukkan lagi air ke dalam telinga ternyata tidak akan membuat masalah ketidaknyamanan pada telinga yang kemasukan air menjadi semakin parah. Menurut dr. Sri, tambahan air justru akan membuat serumen telinga menjadi lebih cair sehingga air dan kotoran telinga pun akan lebih mudah keluar. Untuk melakukannya, kita hanya perlu memiringkan kepala dan meneteskan air ke dalam lubang telinga. Setelah itu, cobalah untuk memiringkan kepala namun dengan arah yang berlawanan agar air ini bisa menyentuh dan mengencerkan serumen dan segera keluar.

Mengapa sebaiknya kita segera mengeluarkan air yang masuk ke dalam telinga? Dr. Sri menyebutkan jika adanya air ini bisa membuat bagian dalam telinga menjadi lembab dan menjadi tempat yang ideal bagi jamur untuk berkembang biak. Jika hal ini terjadi, maka telinga pun bisa mengalami gatal-gatal. Jika air di dalam telinga tak kunjung bisa dikeluarkan meskipun kita sudah melakukan berbagai cara, cobalah untuk memeriksakan kondisi ini ke dokter THT karena bisa jadi hal ini menandakan kotoran telinga sudah mengeras atau terjadi pembengkakan yang menghambat lubang telinga.