Apa yang Bisa Kita Lakukan Saat Gigi Anak Tanggal?

DokterSehat.Com – Gigi tanggal pada usia anak-anak adalah hal yang wajar terjadi. Proses pertumbuhan dan pergantian gigi susu bisa terjadi berulang-ulang hingga nantinya anak akan memiliki gigi permanen. Meskipun wajar, pergantian gigi pada anak ini bisa menjadi hal yang merepotkan. Selain bisa membuat anak khawatir dan kebingungan, orang tua juga akan kerepotan, apalagi jika anak cenderung takut untuk pergi ke dokter gigi karena khawatir akan rasa sakit atau banyaknya darah yang keluar dari giginya. Sebenarnya, apa yang bisa orang tua lakukan andai gigi anak tanggal?

doktersehat-dokter-gigi

Pakar kesehatan gigi anak, Clive Friedman, menyebutkan jika anak-anak akan cenderung mulai mudah mengalami gigi tanggal pada usia lima tahun hingga tujuh tahun, meskipun ada sebagian anak yang mulai mengalaminya pada saat usianya empat tahun. Beberapa anak akan mengalami gigi tanggal ini dengan mudah, dimana gigi bisa saja goyang dan tanggal dengan sendirinya. Namun, bagaimana jika gigi yang sudah goyang ini tidak segera tanggal dengan sendirinya? Mau tidak mau kita harus membantu pencabutannya agar gigi yang baru tidak terhalang pertumbuhannya. Sayangnya, rasa sakit pada saat mencabut gigi, yang seringkali dilakukan oleh orang tua sendiri tanpa bantuan dokter, bisa menyebabkan trauma pada anak-anak sehingga proses pencabutan gigi ini menjadi hal yang ditakuti oleh anak.

Bagian gigi pertama yang akan tanggal biasanya adalah bagian gigi bawah bagian depan. Setelah itu, diikuti dengan gigi bagian depan atas dan dilanjutkan dengan samping-sampingnya. Seringkali, tanggalnya gigi ini bisa terjadi pada usia anak tujuh tahun meskipun banyak kasus gigi yang bisa bertahan hingga usia anak mencapai 12 tahun atau bahkan hingga dewasa.

Baca Juga:  Waspadai Meningitis Neonatal Pada Bayi Baru Lahir

Satu hal yang pasti, jangan mengambil resiko mencabut gigi anak dengan sendiri karena bisa merusak tatanan gigi secara alami pada anak. Datangilah dokter gigi yang bisa membantu pencabutan gigi anak dengan aman dan menurunkan resiko trauma. Tak hanya itu, cobalah untuk memberikan pemahaman tentang tanggalnya atau tumbuhnya gigi pada anak sehingga anak tidak akan kembali takut dengan proses ini.