Apa Sajakah Penyebab Nyeri Panggul?

DokterSehat.Com – Nyeri panggul kerap kali dikaitkan dengan masalah pada organ reproduksi. Wanita seringkali merasakan nyeri pada panggul, khususnya saat mengalami periode menstruasi yang memang bisa membuat adanya perubahan hormon yang menyebabkan rasa nyeri. Hanya saja, pria juga memiliki resiko yang sama mendapatkan masalah nyeri panggul. Berikut adalah beberapa penyebab nyeri panggul yang bisa kita alami.

doktersehat-sakit-perut-Polimenorea

Kram karena siklus menstruasi tentu akan menjadi penyebab paling umum dari nyeri panggul. Bagi wanita, awal periode menstruasi bisa menjadi waktu yang paling tidak menyenangkan karena bisa membuat beberapa bagian tubuh, termasuk panggul, terasa sangat sakit. Adanya produksi hormon saat haid bisa memicu kesensitifan area panggul dan memberikan rasa nyeri. Selain itu, adanya kram pada perut dan juga rasa layaknya diare, mual-mual, maupun muntah juga bisa dirasakan oleh wanita. Selain siklus menstruasi, wanita yang baru saja melahirkan akan membuat berbagai sendi di area panggul mengalami ketidakstabilan dan memicu masalah endometriosis. Endometriosis sendiri adalah jaringan yang bisa tumbuh di luar rahim yang akan terasa sakit saat mengalami siklus menstruasi atau berhubungan intim.

Wanita juga beresiko terkena nyeri panggul yang disebabkan oleh kista yang harus segera ditangain oleh dokter ahli. Selain itu, ada juga nyeri panggul yang berlanjut yang disebut fibromyalgia. Fibromyalgia sendiri bisa membuat rasa nyeri, kegelisahan, dan juga kelelahan bagi wanita. Rasa nyeri ini ditandai dengan iritasi pada kandung kemih, sakit di area vagina, dan juga masalah insomnia di malam hari. Fibromyalgia bisa disembuhkan dengan obat-obatan anti depresan atau penghilang rasa sakit, meskipun ada baiknya kita memeriksakan dulu kondisi ini ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga:  Terdapat Beberapa Masalah Kesehatan Dibalik Perut Yang Membuncit

Penyebab nyeri panggul berikutnya bisa terjadi pada pria maupun wanita dan disebut sebagai irritable bowel syndrome. Sindrom yang juga disebut sebagai sindrom usus besar ini bisa memberikan rasa nyeri dan perut kembung. Biasanya, rasa nyeri ini muncul sebelum buang air besar atau persis setelah selesai makan. Selain nyeri, sindrom ini juga bisa memicu masalah sembelit atau bahkan diare. Nyeri panggul yang disebabkan oleh sindrom ini harus segera diperiksakan ke dokter untuk ditangani dengan lebih baik.