Apa Saja Penyebab Perut Kembung Pada Bayi?

DokterSehat.Com – Kadangkala bayi bisa sangat rewel dan menangis tanpa bisa kita tenangkan dengan mudah. Salah satu penyebab dari rewelnya bayi ini adalah perut yang kembung dan terasa tidak nyaman. Menurut pakar kesehatan, perut kembung pada bayi dengan rentang usia 3 hingga 6 bulan adalah hal yang sangat wajar terjadi mengingat pada usia tersebut sistem pencernaannya belum benar-benar sempurna sehingga bisa menyebabkan masalah kesehatan tersebut. Agar bayi tidak mudah terkena perut kembung, ada baiknya orang tua memperhatikan hal-hal berikut ini.

doktersehat-bayi-menangis

Makanan yang dikonsumsi oleh ibu
Saat menyusui, apapun yang dikonsumsi oleh ibu akan berpengaruh besar pada kesehatan bayi, apalagi jika bayi hanya mendapatkan ASI eksklusif pada enam bulan pertamanya. Karena alasan inilah ada baiknya ibu menghindari asupan makanan yang bisa menimbulkan gas layaknya brokoli, kubis, kembang kol, kacang-kacangan, atau bawang karena hal ini bisa memicu masalah perut kembung bagi bayi.

Teknik menyusui
Tak disangka, cara menyusui yang kurang tepat ternyata juga bisa memicu masalah perut kembung bagi bayi. Jika kita menyusui bayi dengan posisi yang kurang tepat layaknya dengan posisi kepala bayi yang terlalu rendah, maka dikhawatirkan bayi akan bisa terkena masalah perut kembung.

Susu formula
Sebagian bayi tidak bisa mendapatkan ASI eksklusif pada enam bulan pertamanya karena berbagai alasan sehingga akhirnya mendapatkan susu formula. Sayangnya, banyak ibu yang tidak berkonsultasi pada dokter anak atau bidan terlebih dahulu tentang pemilihan susu formula ini sehingga konsumsi susu ini akhirnya memicu masalah perut kembung atau bahkan alergi pada bayi.

Menggunakan kipas angin
Ada baiknya orang tua tidak sembarangan dalam menggunakan kipas angin atau pendingin ruangan pada kamar bayi. Jika tidak bijak dalam menggunakannya, maka bayi bisa dengan mudah mengalami perut kembung.

Tidak segera melepas popok
Tak disangka, popok yang sudah penuh atau yang tidak diganti dalam waktu yang lama ternyata bisa menyebabkan perut kembung, alergi, atau bahkan iritasi pada kulit bayi. Sering-seringlah mengganti popok bayi agar hal tersebut tidak terjadi.