Apa Saja Penyebab Nyeri pada Lutut?

DokterSehat.Com – Sendi lutut merupakan sendi yang kompleks dan rentan. Berbagai faktor dapat menyebabkan nyeri pada lutut, tapi penyebab paling sering adalah cedera, tekanan berlebihan pada lutut dan aus karena penggunaan berulang-ulang.



Dari pasien yang datang berobat ke klinik Jakarta Knee & Shoulder Orthopaedic Sport Center RS.Pondok Indah Jakarta, lebih dari 41 persen pasien cedera lutut disebabkan oleh kegiatan olahraga.

Jenis olahraga yang bisa menyebabkan cedera lutut adalah olahraga yang ada gerakan berlari dan melompat, misalnya sepak bola, futsal, basket, atau pun bela diri, kata dr. L.Andre Pontoh, Sp.OT(K), spesialis bedah orthopedi di RS.Pondok Indah Jakarta.

Cedera bisa terjadi karena tahapan olahraga tidak dilalui dengan benar, misalnya kurang pemanasan, atau pun karena salah teknik olahraga.

Sebagian besar pasien saya bukan olahragawan. Kebanyakan adalah mereka yang sebelumnya tidak pernah olahraga, tiba-tiba mau olahraga ekstrem padahal otot-ototnya tidak kuat.

Gejala utama cedera lutut adalah rasa nyeri pada bagian depan lutut, nyeri saat melakukan gerakan duduk dan berdiri, lutut tidak bisa dilipta penuh, atau nyeri saat naik turun tangga.

Untuk mengurangi nyeri pada sendi lutut

  • Perkuat Otot-otot di Sekitar lutut dengan melakukan peregangan
    Lakukan stretching atau peregangan pada paha belakang, betis, dan paha depan. Merawat otot-otot ini dengan melakukan peregangan bisa mengurangi rasa sakit di lutut.Lakukan juga gerakan-gerakan seperti jongkok, menarik kaki ke belakang pantat, dan gerakan lainnya untuk melatih otot-otot tersebut.
  • Konsumsi makanan yang kaya kalsium
    Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kalsium bisa membantu mengurangi dan mencegah sakit di sendi lutut.Makanan yang kaya akan kalsium diantaranya adalah almond, kacang polong, jeruk, bayam, buncis, ikan salmon, sarden, dan produk susu seperti yoghurt dan susu skim.
  • Menjaga berat badan
    Kelebihan berat badan atau obesitas telah terbukti bisa menambah ketegangan dan beban pada lutut yang akan menimbulkan rasa nyeri.Menjaga badan tetap aktif dan berolahraga setidaknya selama 20 menit, 3-5 kali dalam seminggu, serta menghindari makanan olahan dan tinggi lemak bisa meminimalkan efek negatif yang diterima oleh lutut.