Apa Penyebab Mimisan Pada Ibu Hamil?

DokterSehat.Com – Ibu hamil tentu akan menjaga kesehatan tubuhnya dengan baik mengingat jika mereka mengalami masalah kesehatan, dikhawatirkan janin di dalam kandungannya akan ikut terkena imbasnya. Sayangnya, kadangkala ibu hamil panik karena tiba-tiba saja dari hidungnya mengeluarkan darah atau yang kerap kita sebut sebagai masalah mimisan. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika kasus ini kerap terjadi pada ibu hamil. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah mimisan ini berbahaya bagi kesehatan ibu dan kehamilan?

doktersehat-tht-hidung-mimisan-bleeding-nosebleed

Pakar kesehatan menyebutkan jika mimisan pada ibu hamil kerap kali terjadi karena adanya perubahan hormon saat masa kehamilan. Hormon estrogen mengalami peningkatan drastis sehingga akan memicu pecahnya pembuluh darah pada hidung dan menyebabkan mimisan. Selain itu, ada pula penyebab lain layaknya jika ibu cenderung suka mengorek hidung sehingga menyebabkan trauma minor pada hidung.  Biasanya, mimisan saat kehamilan hanya akan terjadi sesekali saja dan ternyata sama sekali tidak berbahaya bagi kesehatan ibu hamil dan janinnya. Mimisan saat kehamilan juga cenderung hanya muncul dalam waktu yang sebentar saja.

Untuk mengatasi mimisan pada ibu hamil, ada baiknya ibu segera duduk dengan posisi kepala lebih tinggi dari jantung. Jika perlu, sumbat lubang hidung dengan tisu dan gunakan es batu pada area atas hidung dan pipi sehingga aliran darah akan segera berhenti. Biasanya, cara ini akan membuat mimisan segera berhenti dalam waktu sekitar 20-30 menit. Sayangnya, jika mimisan terus berlangsung, ada baiknya ibu hamil memeriksakan kondisi ini ke THT untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada hidung.

Untuk menghindari munculnya mimisan, ibu hamil sebaiknya menjaga asupan cairan tubuh tercukupi dalam sehari. Meskipun terlihat sepele, hal ini akan membuat selaput lendir ikut terhidrasi sehingga pemicu mimisan pun bisa semakin diminimalsiir. Selain itu, hindari pula penyebab alergi hingga tekanan darah yang terlalu tinggi agar mimisan tidak terjadi.