Apa Penyebab Ibu Hamil Dilarang Mengangkat Beban yang Berat?

DokterSehat.Com – Untuk menjaga kondisi kesehatan kehamilannya, ibu hamil biasanya memiliki pantangan-pantangan tertentu yang harus dijaga. Seringkali konsumsi beberapa jenis makanan tertentu atau larangan agar sang ibu tidak mudah kelelahan menjadi yang paling sering kita dengar. Ibu hamil juga kerap dilarang untuk mengangkat beban yang berat meskipun Ia sebenarnya kuat dan mampu mengangkatnya. Mengapa ibu hamil tidak boleh mengangkat beban yang berat-berat?

doktersehat-kehamilan-mengecat-rambut-berbahaya

Pakar kesehatan menyebutkan jika ibu hamil mengalami banyak sekali perubahan pada tubuhnya sehingga muncullah berbagai larangan untuk dilakukan, termasuk diantaranya adalah mengangkat beban yang berat ini. Banyak orang yang kurang tahu jika otot-otot dan persendian ibu hamil cenderung lebih lemah jika dibandingkan dengan wanita yang tidak sedang dalam kondisi hamil. Hal ini berarti, bisa jadi pada saat tidak dalam kondisi hamil, seorang wanita cukup kuat melakukan berbagai macam hal sendiri, khususnya dalam mengangkat barang yang berat, namun, karena pada saat Ia hamil ada otot-otot yang cenderung melemah, maka Ia pun memiliki resiko besar untuk terkena cedera.

Selain karena alasan pelemahan otot, mengangkat beban yang berat dikhawatirkan mampu memberikan tekanan yang sangat besar pada punggung bagian bawah. Padahal, area ini jika mengalami tekanan bisa memiliki pengaruh langsung pada kesehatan janin di dalam kandungan. Kita bahkan bisa mengalami keguguran jika menganggap remeh hal ini.

Memang, setiap wanita memiliki kekuatan yang berbeda-beda dan ada beberapa ibu yang merasa Ia akan baik-baik saja jika beraktifitas seperti biasa layaknya saat mereka sedang dalam kondisi tidak hamil. Namun, demi kesehatan kandungan, ada baiknya memang ibu hamil mulai memperhatikan aktifitas fisiknya sehingga anaknya pun bisa dilahirkan dengan kondisi sehat dan selamat di kemudian hari.