Apa Penyebab Batuk Kronik Berulang

DokterSehat.Com – Batuk merupakan salah satu upaya pertahanan tubuh (dalam hal ini saluran nafas) yang alamiah yaitu suatu refleks perlindungan yang primitif untuk membuang sekresi trakeobronkial yang berlebihan ataupun benda asing yang masuk ke saluran pernafasan.

5937618994_85067edf4b_o

Tetapi jika batuk teerjadi dengan intensitas sering dan lama, maka hal tersebut dapat menandakan jika kesehatan anda sedang terganggu.

Gejala batuk kronik dapat terjadi cukup lama dan bahkan berbulan-bulan, namun itu bukan merupakan diagnosis penyakit, melainkan gejala dari salah satu jenis penyakit yang mendasar. Untuk mengetahui penyebab batuk secara detail, maka harus dilakukan beberapa pemeriksaan medis seperti pemeriksaan fisik dan juga pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan dahak, darah, rontgen dada dan lain sebagainya.
Beberapa penyebab batuk kronik :

• Alergi atau Asma
Tidak semua orang dapat terserang penyakit asma, penyakit ini hanya akan di alami oleh orang-orang yang sangat rentan terkena allergen dan memiliki alergi dari kecil. Asma ini akan ditandai dengan gejala seperti sesak nafas dan mengi. Beberapa penderita asma ada yang mengalami gejala batuk yang sering dalam jangka waktu yang cukup lama, namun dari hasil tes dan pemeriksaan fungsi paru-paru bekerja dengan baik dan normal. Asma dapat dipicu oleh beberapa faktor seperti debu, asap rokok, serbuk sari, suhu udara yang dingin dan lain sebagainya.

• Penyakit Paru-Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
PPOK ini sering menyerang para kaum pria yang sering merokok dan biasanya akan terjangkit pada usia diatas 45 tahun. PPOK ini dapat terjadi karena disebabkan oleh sumbatan dan peradangan pada saluran pernafasan dan juga organ paru-paru, sehingga dapat mengakibatkan produksi lendir meningkat dan dapat merangsang batuk.

• Bronchitis
Bronchitis disebabkan oleh adanya peradangan kronis yang terjadi pada saluran pernafasan, sehingga dapat memicu keluhan batuk berdarah dan juga sesak nafas. Biasanya infeksi ini sering menyerang para kaum pria yang sering merokok.

Baca Juga:  Mengenal Penyakit Difteri Lebih Jauh

• Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)
GERD merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang saluran pencernaan di bagian atas yang dipicu oleh asam lambung yang memiliki tingkat keasaman sangat tinggi dan kemudian baik ke kerongkongan. Penyakit GERD ini dapat ditandai dengan gejala seperti dada terasa panas dan mulut terasa pahit. Asam lambung yang meningkat dapat terhirup oleh paru-paru, sehingga dapat menyebabkan iritasi dan juga batuk.

• Pertusis
Pertusis adalah salah satu jenis penyakit yang sangat menular, penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang bernama Bordetella Pertusis. Bakteri ini biasanya sering menyerang anak-anak dan bayi, namun terkadang juga dapat menyerang orang dewasa. Penyakit ini dapat ditandai dengan gejala seperti batuk rejan yang disertai dengan suara batuk yang sangat keras, gejala batuk ini dapat berlangsung cukup lama dan infeksi ini dapat dicegah dengan diberikan imunisasi DPT pada anak.

• Tuberculosis Paru (TBC)
Tuberkulosis paru atau lebih dikenal dengan sebutan TBC merupakan gejala batuk berdahak dan bahkan dapat disertai dengan batuk berdarah, demam, sesak nafas, nyeri dada, sering berkeringat di malam hari, penurunan nafsu makan dan juga penurunan berat badan yang drastis. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri tahan asam yang bernama Mycobacterium tuberculosis. Penyakit TBC sangat mudah menular, terutama bagi mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah. Pengobatan yang dilakukan pada penderita TBC harus dilakukan minimal 6 bulan.

• Obat-obatan
Beberapa jenis obat-obatan ternyata dapat memicu batuk kronik yang salah satu diantaranya yaitu seperti obat anti hipertensi pada golongan ACE-inhibitor yang bernama captopril yang dapat menyebabkan batuk kering.

BACA JUGA : Katarak Tidak Bisa Dicegah, Kenali Gejala Awalnya