Apa Itu Sembelit?

DokterSehat.Com– Gangguan pencernaan seringkali dipandang sebelah mata, padahal jika dibiarkan berlarut-larut bisa mengakibatkan kanker usus besar (kolon). Wanita lebih sering sembelit. Benarkah kasus sembelit banyak dialami kaum wanita? Kaum wanita banyak dipengaruhi oleh faktor fisiologis, fisik, hormonal wanita (seperti menstruasi dan menopause), kehamilan dan melahirkan. Jadi jika dibandingkan dengan pria, wanita memang lebih sering mengalami gangguan transit dalam usus, termasuk sembelit dan radang (inflamasi) pada perut. Salah satu faktor penyebabnya antara lain kurangnya asupan makanan bersarat serta meningkatnya penggunaan obat-obatan dan pencahar.

doktersehat-sakit-perut-wanita-mens-menstruasi-datang-bulan-stomachache-tipes-tifus

Faktor penyebab sembelit
Sembelit merupakan suatu keadaan dimana waktu transit makanan dalam usus berlangsung lebih dari 72 jam, konsistensi tinja yang keras, pencernaan terasa tidak nyaman seperti kembung, perut terasa penuh dan berat, serta pengeluaran tinja terasa lambat. Pengeluaran tinja yang lambat terjadi akibat kebiasaan makan yang tidak sehat, kurang berolahraga, kebiasaan menunda BAB (Buang Air Besar) serta stres berlebih. Jika ini berlangsung terus menerus, lama kelamaan penderitanya akan beresiko terkena kanker usus besar.

Utamakan serat dan probiotik
Untuk mencegah dan mengatasi sembelit, tidak ada cara lain selain mengubah kebiasaan atau gaya hidup kita selama ini. Makan secara teratur, berolahraga secara teratur akan turut memperlancar metabolisme tubuh dan meningkatkan stamina kebugaran kita. Konsumsi serat 25-30g/ hari dari sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan juga perlu dilakukan setiap hari untuk merangsang gerakan peristaltik usus secara optimal. Selain itu, perbanyak konsumsi prebiotik yang mengandung oligosakarida (misalnya pisang, papaya, ubi, bawang,).

Tip mencegah sembelit

  • Terapkan pola makan sehat dan seimbang. Perbanyak minum air putih minimal 10 gelas atau 2 liter perhari. Karena air membantu proses pencernaan makanan.
  • Biasakan BAB (Buang Air Besar) setiap hari dan jangan di tunda-tunda.
  • Kurangi minum kopi atau minuman ringan yang mengandung kafein.
  • Lakukan olahraga secara teratur untuk memperlancar metabolisme dalam tubuh. Jika tidak sempat berolahraga, selingi aktivitas fisik dalam kantor Anda dengan berjalan-jalan atau naik turun tangga secara berkala.
  • Biasakan mengkonsumsi makanan dan berserat secara teratur untuk memperlancar prosos transit didalam usus.