Sebelum Merencanakan Kehamilan, Anda Harus Mengetahui Masa Ovulasi

Doktersehat-masa-ovulasi

DokterSehat.Com – Apa itu ovulasi? Ovulasi adalah proses pelepasan telur yang telah matang dari dalam rahim untuk kemudian berjalan menuju tuba falopi untuk dibuahi. Bagi Anda yang sedang merencanakan kehamilan, penting untuk mengetahui kapan masa ovulasi ini.

Rata-rata dalam setiap siklus menstruasi, satu atau beberapa sel telur akan tumbuh dan matang. Proses ini biasanya terjadi 16 hari setelah hari pertama siklus menstruasi atau 14 hari sebelum haid berikutnya.

Seorang wanita dikatakan sedang subur, jika ia melepaskan sel telur yang telah matang agar dapat dibuahi oleh sperma. Masa subur wanita hanya berlangsung selama 24-48 Jam, sedangkan kemampuan sperma untuk membuahi sel telur diperkirakan sekitar 48-72 jam.

baca juga: Batas Telat Haid yang Normal pada Wanita

Kemampuan terbaik sel telur untuk dibuahi oleh sperma adalah pada saat jam-jam pertama setelah pelepasan, begitu pula sebaliknya.

Jika Anda menghendaki kehamilan, waktu terbaik untuk berhubungan intim adalah 1-2 hari sebelum ovulasi dan pada saat terjadinya ovulasi. Dengan begitu, sperma akan dilepaskan ke dalam vagina dan berjalan menuju tuba falopi untuk membuahi sel telur pada saat yang tepat.

Masa ini merupakan momen terbaik untuk terjadinya pembuahan sehingga memaksimalkan kesempatan anda untuk hamil.

Proses ovulasi dimulai dari dilepaskannya sebuah hormon dari dalam otak yang disebut dengan Luteinizing Hormone (LH). Kadar hormon ini meningkat secara drastis di dalam darah dan urine sesaat sebelum ovulasi.

LH memicu pelepasan sel telur yang telah matang dari dalam ovarium yang kemudian bergerak menuju tuba falopi untuk dibuahi. Jika sel telur tersebut tidak dibuahi, maka sel telur tersebut akan mati dan luruh bersama dengan dinding rahim pada awal siklus menstruasi.

Ciri-Ciri Ovulasi

Meski tanda ovulasi pada tiap wanita bisa berbeda-beda, Anda juga bisa mengetahui kapan Anda mengalami ovulasi dengan mengenal beberapa tanda terjadinya ovulasi di antaranya:

  • Muncul keputihan

Keputihan ini merupakan lendir leher rahim yang bisa menjadi pertanda bahwa Anda sedang dalam masa subur. Setelah menstruasi Anda selesai, lendir pada leher rahim Anda akan secara perlahan meningkat dan teksturnya akan berubah.

Menjelang dan saat ovulasi, lendir menjadi lebih cair sehingga mempermudah masuknya sperma ke dalam tuba falopi untuk bertemu dengan sel telur. Jadi saat yang paling subur untuk Anda adalah ketika lendir tersebut mulai terlihat agak jernih seperti bagian putih pada telur mentah.

  • Sakit pada perut

Sebagian wanita mengaku bahwa mereka merasakan sakit pada bagian ovarium yaitu perut bagian bawah pada masa ovulasi. Rasa sakit itu juga bisa muncul pada bagian salah satu punggung pada saat ovulasi.

  • Lebih bergairah

Pada saat ovulasi, wanita sering kali lebih bergairah untuk melakukan hubungan seksual. Selain itu, pada masa ini Anda juga akan terlihat lebih menarik, bahkan tubuh Anda secara alami akan mengeluarkan wangi yang berbeda tanpa Anda sadari.

Pada umumnya, beberapa wanita berpikir bahwa masa ovulasi adalah pada hari ke 14, padahal masa ovulasi pada tiap wanita bisa berbeda-beda tergantung dari siklus menstruasi. Siklus menstruasi tiap wanita berbeda-beda dan secara normal berkisar antara 25-30 hari dengan rata-rata siklus 28 hari.

Hari ke-14 mungkin bisa menjadi hari ketika Anda mengalami ovulasi jika siklus menstruasi Anda adalah 28 hari.

Siklus menstruasi yang dialami ini bisa saja berubah. Perubahan siklus menstruasi terjadi karena berbagai macam hal mulai dari kenaikan atau penurunan berat badan, stres, kualitas tidur yang buruk atau olahraga yang dijalani.

baca juga: Apakah Pria Memiliki Masa Subur Seperti Wanita?

Jika Anda memiliki siklus menstruasi yang  teratur, Anda bisa melakukan perhitungan kalender untuk mengetahui kapan ovulasi terjadi. Caranya adalah dengan menghitung ke belakang.

Perkirakan kapan hari pertama menstruasi Anda akan terjadi. Kemudian hitung mundur 12 hari dan kurangi 4 lagi. Anda memiliki kemungkinan mengalami ovulasi selama kisaran lima hari dari hari tersebut.