Apa Itu Menopause Pria?

DokterSehat.com – Perubahan hormon penuaan terkait pada pria terkadang disebut juga dengan “menopause pria”. Namun, kondisinya berbeda dengan menopause wanita. Perubahan hormon merupakan bagian alami dari penuaan. Perubahan hormon seks pada pria terjadi secara bertahap. Sementara hormon reproduksi wanita menurun drastis saat menopause.



Istilah “menopause pria” kadang-kadang digunakan untuk menggambarkan penurunan kadar testosteron atau penurunan bioavailabilitas testosteron yang berhubungan dengan penuaan. Menopause perempuan berbeda dengan menopause laki-laki. Pada wanita, ovulasi berakhir dan produksi hormon merosot dalam waktu relatif singkat. Pada pria, produksi hormon dan testosteron bioavailabilitas menurun secara bertahap. Kebanyakan pria mungkin tidak menyadari perubahan yang terjadi selama bertahun-tahun, seperti perubahan fungsi seksual, tingkat energi atau suasana hati.

Kebanyakan dokter menggunakan istilah “andropause” untuk menggambarkan perubahan hormon penuaan pada pria, termasuk kekurangan testosteron, kekurangan androgen dan hipogonadisme.

Kadar testosteron sangat beragam pada tiap manusia. Pada dasarnya pria yang lebih tua cenderung memiliki kadar testosteron lebih rendah daripada pria yang lebih muda. Kadar testosteron akan menurun secara bertahap sepanjang masa dewasa setelah usia 30 tahun. Penurunan kadar testosteron pada pria berusia 70 tahun bisa mencapai  50 persen.

Beberapa pria memiliki kadar testosteron lebih rendah dari normal tanpa tanda-tanda atau gejala. Bagi beberapa pria kadar testosteron rendah dapat menyebabkan:

  • Perubahan fungsi seksual, seperti disfungsi ereksi, hasrat seksual berkurang, dan infertilitas. Testis Anda juga mungkin menjadi lebih kecil.
  • Perubahan pola tidur. Testosteron rendah terkadang mengakibatkan gangguan tidur, seperti insomnia, atau peningkatan kantuk.
  • Perubahan fisik seperti peningkatan lemak tubuh, pengurangan massa otot, penurunan kekuatan dan daya tahan, penurunan kepadatan tulang, payudara bengkak, serta kehilangan rambut tubuh. Pada beberapa kasus, pria bisa mengalami hot flashes dan energi yang lebih sedikit.
  • Perubahan emosional. Testosteron rendah mungkin berkontribusi terhadap penurunan motivasi atau kepercayaan diri. Anda mungkin merasa sedih atau tertekan, atau memiliki kesulitan berkonsentrasi atau mengingat sesuatu.
Baca Juga:  Manfaat Super Bawang Merah

Perlu diketahui bahwa beberapa tanda-tanda tersebut merupakan bagian penuaan secara alami. Selain itu, ada pula faktor lain yang bisa menyebabkan  andropause, yakni efek samping pengobatan tertentu, masalah tiroid, depresi dan konsumsi alkohol yang berlebihan.