Apa itu Kanker Payudara

DokterSehat.ComKanker payudara merupakan penyakit berbahaya yang dapat berdampak pada kematian. Penyakit ini bukan hanya menyerang kaum hawa, tetapi juga bisa terjadi pada kaum  lelaki.

doktersehat-wanita-kanker-payudara-konsultasi-implan-bakteri-mastitis

Terjadinya kanker adalah karena pertumbuhan tidak terkontrol dari sel-sel payudara. Kanker ini berkembang dari mutasi gen-gen yang bertugas untuk menjaga pertumbuhan sel. Pada umumnya sel tubuh manusia berganti secara teratur dalam proses pertumbuhan sel, di mana sel-sel yang mati digantikan dengan sel-sel baru. Namun ketika terjadi mutasi pada sel yang memicu gen-gen tertentu dan membunuh gen-gen lainnya, yang terjadi adalah tumbuhnya sel-sel baru yang tidak terkontrol dan membentuk tumor.

Jika yang muncul tumor jinak, maka yang terjadi adalah pertumbuhan sel yang lambat dan tidak menyerang jaringan lain. Tumor jinak juga tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Hal yang fatal adalah jika yang berkembang adalah tumor ganas yang dapat “menginvasi” bagian lain tubuh apabila tetap dibiarkan.

Kanker payudara biasanya muncul dari sel-sel lobulus dari kelenjar susu atau saluran yang mengalirkan susu. Sementara kanker yang muncul dari jaringan stromal agak jarang terjadi.

Sel-sel kamker ini dapat menyerang jaringan yang sehat di sekitarnya. Lalu sel-sel ini juga mampu menyerang ke bagian kelenjar limfe (getah bening). Kelenjar ini berperan penting dalam menjaga tubuh dari masuknya zat-zat asing dalam tubuh. Dengan masuknya sel kanker ke dalam kelenjar limfe maka potensi untuk berkembangnya sel-sel ganas dari kanker ini ke bagian-bagian lain dari tubuh.

Berikut ini adalah Stadium kanker payudara, sebagaimana yang dikutip dari breatscancer.org

Stadium 0
Sel kanker ada di dalam saluran payudara, tanpa menyerang ke jaringan sekitarnya.

Stadium I
Kanker berukuran 2 cm atau kurang di dalam payudara.

Stadium IIA
Tidak ada kanker yang ditemukan di payudara, tetapi  sel-sel kanker ditemukan di kelenjar getah bening aksila (kelenjar limfe/ getah bening di bawah ketiak). Atau tumor berukuran 2 cm atau lebih kecil dan telah menyebar di kelenjar getah bening aksila. Atau tumor berukuran lebih besar dari 2 cm dan kurang dari 5 cm tetapi masih belum menyebar ke kelenjar limfe/ getah bening.

Baca Juga:  Rasa Jenuh Muncul Dalam Pernikahan

Stadium IIB
Tumor lebih besar dari 2 cm tetapi kurang dari 5 cm, dan telah menyebar di kelenjar limfe/ getah bening. Atau tumor lebih besar dari 5 cm tetapi belum menyebar ke kelenjar getah bening aksila.

Stadium IIIA
Tidak ada tumor yang terdeteksi di payudara. Kanker ditemukan di kelenjar getah bening aksila yang melekat bersama atau di struktur lain atau kanker bisa ditemukan di kelenjar gentah bening di dekat tulang dada. Atau berapapun ukuran tumor, kanker telah menyebar ke kelenjar getah  bening aksila yang melekat bersama atau di struktur lain.

Stadium III B
Tumor bisa berukuran berapapun dan telah menyebar ke dinding dada dan/ atau kulit payudara Dan kemungkinan telah menyebar ke kelenjar getah bening aksila yang mengelompok bersama-sama atau menempel di struktur lainnya, atau kanker mungkin telah menyebar di dekat tulang dada.

Stadium IIIC
Ada pula kemungkinan tanda lain dari kanker payudara, atau tumor bisa berukuran berapapun dan kemungkinan telah menyebar ke dinding dada dan/ atau kulit payudara. Dan kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening baik di atas atau di bawah tulang selangka. Dan kanker kemungkinan telah menyebar ke kelenjar getah bening di dekat tulang dada.

Stadium IV
Kanker telah menyebar atau metastasis ke bagian  lain tubuh.

Demikian penjelasan untuk kali ini. Di lain waktu akan disajikan pula info terkait lainnya, agar kita dapat waspada dengan kanker payudara. Semoga bermanfaat.