Apa Itu Herpes?

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

DokterSehat.com – Anda pasti pernah mendengar tentang penyakit yang satu ini, bukan? Apa lagi sekarang ini sedang musim penyakit kulit yang gejalanya mirip dengan herpes ini, tapi penyebabnya adalah hewan-hewan kecil yang menempel pada tanaman lalu terbang dan menempel di pakaian yang sedang kita jemur. Karena gejala yang mirip itulah banyak orang yang salah kaprah akan penyakit kulit yang mereka derita tersebut dengan herpes. Sebenarnya herpes yang sesungguhnya itu seperti apa, sih?

 

Apa itu herpes?

Herpes atau kadang disebut dengan penyakit cacar merupakan penyakit radang kulit yang ditandai dengan pembentukan gelembung-gelembung berisi air secara berkelompok. Penya

kit Cacar atau Herpes ini ada 2 macam golongan, Herpes Simplex dan Herpes Zoster. Keduanya sama-sama disebabkan oleh virus.

 

Herpes Simplex

Herpes Simplex dibagi menjadi dua tipe. Tipe 1 atau dikenal dengan Herpes Simplex Virus-1 (HSV-1), virus ini menyerang bagian mulut atau pinggang ke atas. HSV-1 pada kenyataannya adalah infeksi yang sangat umum. Di Amerika Serikat, 30% sampai 90% dari orang yang terkena herpes kulit lebih banyak pada orang dewasa, walaupun banyak orang tidak pernah mengalami gejala. HSV 1 seperti sariawan di mulut bibir dan ruam lepuh lainnya, bisa diobati tapi tidak bisa sembuh secara total karena sewaktu-waktu kalau tubuh lemah bisa muncul lagi.

Tipe 2, biasa dikenal dengan HSV-2, virus ini menyerang bagian pinggang ke bawah, biasanya bagian kelamin sehingga biasa disebut dengan Herpes Genitalis. HSV2 (herpes genitalis) tidak bisa menular melalui udara, tetapi bisa menular melalui hubungan sex. Herpes ini bisa muncul di vagina, dubur, selangkangan kaki. Ini juga tidak bisa sembuh. Pada laki-laki herpes ini bisa terlihat tapi pada perempuan tidak kelihatan.

 

Herpes Zoster

 

Herpes zoster juga dikatakan penyakit infeksi pada kulit yang merupakan lanjutan dari pada chickenpox (cacar air) karena virus yang menyerang adalah sama. Hanya terdapat perbedaan dengan cacar air, herpes zoster memiliki ciri cacar gelembung yang lebih besar dan berkelompok pada bagian tertentu di badan, bisa di bagian punggung, dahi atau dada. Proses penularan herpes zoster ini bisa melalui bersin, batuk, pakaian yang tercemar dan sentuhan ke atas gelembung/lepuh yang pecah.

 

Gejala Herpes

Tanda dan gejala yang timbul akibat serangan virus herpes secara umum adalah demam, menggigil, sesak napas, nyeri dipersendian atau pegal di satu bagian rubuh, munculnya bintik kemerahan pada kulit yang akhirnya membentuk sebuah gelembung cair. Keluhan lain yang kadang dirasakan penderita adalah sakit perut. Biasanya gejala ini akan terjadi selama kurang lebih 8 hari atau 1 minggu.

 

Penanganan dan Pengobatan Herpes

Hal terpenting yang harus dilakukan oleh si penderita adalah menjaga gelembung cairan tidak pecah agar tidak meninggalkan bekas dan menjadi jalan masuk bagi kuman lain (infeksi sekunder), antara lain dengan pemberian bedak talek yang membantu melicinkan kulit. Penderita apabila tidak tahan dengan kondisi hawa dingin dianjurkan untuk tidak mandi, karena bisa menimbulkan shock.

Obat-obatan yang diberikan pada penderita penyakit cacar ditujukan untuk mengurangi keluhan gejala yang ada seperti nyeri dan demam, misalnya diberikan paracetamol. Pemberian Acyclovir tablet (Desciclovir, famciclovir, valacyclovir, dan penciclovir) sebagai antiviral bertujuan untuk mengurangi demam, nyeri, komplikasi serta melindungi seseorang dari ketidakmampuan daya tahan tubuh melawan virus herpes. Sebaiknya pemberian obat Acyclovir saat timbulnya rasa nyeri atau rasa panas membakar pada kulit, tidak perlu menunggu munculnya gelembung cairan (blisters).

Pada kondisi serius dimana daya tahan tubuh sesorang sangat lemah, penderita penyakit cacar (herpes) sebaiknya mendapatkan pengobatan terapy infus (IV) Acyclovir. Sebagai upaya pencegahan sebaiknya seseorang mendapatkan imunisasi vaksin varisela zoster. Pada anak sehat usia 1 – 12 tahun diberikan satu kali. Imunasasi dapat diberikan satu kali lagi pada masa pubertas untuk memantapkan kekebalan menjadi 60% – 80%. Setelah itu, untuk menyempurnakannya, berikan imunisasi sekali lagi saat dewasa. Kekebalan yang didapat ini bisa bertahan sampai 10 tahun.

Yang paling penting adalah jika mencurigai seseorang memiliki infeksi herpes kulit, menginformasikan kepada dokter adalah hal yang terbaik agar identifikasi awal dan pengobatan infeksi kulit segera dilakukan demi kepentingan kesehatan penderita itu sendiri maupun kesehatan orang-orang disekitar ketika berinteraksi (mencegah penularan).

 

Sumber: Berbagai Sumber

Print Friendly
facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Comments

  1. Dina

    dok, saya tidak sengaja terkena luka dari herpes . Apakah itu dapat menular kepada saya ? Tetapi saya tidak terkena cairan dri herpes tersebut

    1. Dr. Eko

      Selamat malam
      Apakah yang anda maksud: anda mengalami kontak dengan pasien herpes?
      ataukan anda mengalami luka kulit melepuh pada diri anda sendiri?

      Seingkali oleh masyarakat lepuhan kulit (vesikel) akibat serangga (dermatitis venenata) juga disebut herpes
      silakan anda periksa ke dokter terdekat untuk diperiksa langsung untuk memastikan yang anda alami apakah herpes atau bukan
      Terima kasih

  2. Dina

    Dok tolong tanya , saya tidak sengaja terkena luka dari herpes . Apakah itu akan menular kepada saya? Tetapi saya tidak terkena cairannya

    1. Dr. Eko

      Selamat malam
      Apakah yang anda maksud: anda mengalami kontak dengan pasien herpes?
      ataukan anda mengalami luka kulit melepuh pada diri anda sendiri?

      Seingkali oleh masyarakat lepuhan kulit (vesikel) akibat serangga (dermatitis venenata) juga disebut herpes
      silakan anda periksa ke dokter terdekat untuk diperiksa langsung untuk memastikan yang anda alami apakah herpes atau bukan
      Terima kasih

  3. Anisa

    Dok saya mau tanya, di bagian bawah payudara dan punggung saya ada banyak bercak merah bulat dan mengumpul, namun tidak seperti cacar karna tidak berair. Hal tersebut kadang ada namun kadang menghilang. Saya juga tidak merasa gatal dibagian tsb. Namun akhirakhir ini saya dada saya sering sesak.

    apakah itu herpes dok?

    1. Dr. Eko

      Selamat Pagi Anisa
      Maaf kalau boleh tahu berapa umur anda?
      APakah memiliki riwayat tekanan darah tinggi ataupun asma?
      apakah bercak merah bulat dan mengumpul yang anda alami hanya muncul pada satu sisi badan? (kanan atau kiri saja)
      dan mengumpul pada salah satu daerah saja?

      Bila ya, keluhan tersebut menyerupai gejala Herpes Zooster
      Seharusnya tidak berhubungan dengan keluhan dada yang terasa sesak

      Apakah Sesak nafas berhubungan dnegan melakukan aktivitas fisik yang berat?
      Atau terasa sesak berbunyi mengi(ngik-ngik)?

      SIlakan periksa ke Dokter terdekat bila keluhan sesak nafas anda semakin berat

  4. Nelsa

    Dok, saya disekitar pinggul saya uncul garis2 pendek merah melintang seperti memar2 namun saya tidak merasa gatal dan tidak ada bintil2

    Itu gejala apa ya, dok?

    1. dr. Eko B

      Selamat Siang Nelsa
      kmai belum dapat menyimpulakn dari keluhan yang anda bagikan karena perlu dilihat secara langsung
      tetapi masih bisa disebabkan oleh herpes

      silakan periksa ke dokter terdekat
      terima kasih

  5. Rendy

    Dok di lengan saya deket ketiak ada lepuhan kemarin saya pecahin lepuhannya terus besok nya di dada saya yang timbul bintik bintik merah klo di sejajar kan bintik itu bersentuhan dengan luka lepuh yang saya pecah kan apa karena saya pecahkan dok jadi cairan yang keluar menular pada area yang terkena luka lepuhan itu

    1. dr. Eko B

      selamat Siang Rendy
      keluahan yang anda alami dapat disebabkan karena infeksi virus ataupun bakteri, memang dapat menular melalui kontak tempel
      sebaiknya periksa ke dokter terdekat, karena kelainan kulit pelru diperiksa secara langsung
      Terima kasih

  6. Maman

    Selamat malam dok, saya pria ysia 24 tahun. saya mengalami penyakit seperti herpes. Gejala terasa panas kemudian muncul gelmbung berisi cairan. Awalnya gelembung tersebut muncul di kaki kiri saya, setelah 2 minggu sembuh. Kemudian muncul lagi di lengan kiri saya dan sembuh setelah 2 minggu, lalu muncul lagi di leher sebelah kiri saya kemudian saya periksa ke dokter dan kata dokter terkena tomket, hanya di kasih obat oles. Setelah sembuh tidak berapa lama muncul lagi gelembung di area kelamin dan testis dok dan gejalanya diikuti rasa nyeri dan ngilu sampai ke bokong. Anehnya setiap gelembung itu muncul selalu di badan sebelah kiri dok. Mohon penjelannya dok, terima kasih.

    1. dr. Eko B

      selamat malam maman
      keluahan yang anda alami kemungkinan besar bukan disebabkan oleh herpes zooster (HZ)
      karena HZ hanya terjadi pada satu daerah bagia tubuh (misal pada dada kanan, dan gelembung-gelembung ynag muncul memenuhi satu daerah tersebut dan rapat
      herpes tidak menyerang sejakigus ujung kepala sampai ujung kaki

      keluhan gelembung berisi cairan yang berpindah-pindah, jumlahnya beberapa, dapat disebabkan oleh serangga, ynag disebut dermatitis venenata
      sebaiknya bersihkan kamar tidur, tempat tidur, dan seprei abda
      dan kontrol kembali ke dokter terdekat bila keluhan tidak kunjung reda
      terima kasih

  7. muslimah

    Selamat malam dok.
    Maaf dok di bagian leher saya tiba tiba ada yang muncul seperti gelembung merah merah seperti kebakar dan rasanya tuh perih. Apakah ini herpes dok? Dan apakah berbahaya bagi tubuh saya?
    Terimakasih dok sebelumnya ☺

    1. dr. Eko B

      Selamat malam Muslimah
      gelembung merah melepuh, bila jumlahnya tunggal, ataupun membentuk pla seperti merambat, tidak disebabkan oleh herpes
      seringkali disebabkan oleh serangga yang disebut dermatitis venenata, dan oleh masyarakat sering dikira herpes

      silakan periksa ke dokter karena kelainan kulit perlu diperiksa secara langsung
      Terima kasih

  8. airin

    doc.saya di diagnosis ada penyakit herpes.adakah bahaya untuk saya?bolehkan saya meneruskan penyusuan susu ibu pada anak-2 saya?

  9. rob

    dok, apakah herpes simpleks bisa menular lewat kontak fisik biasa? misal si A punya herpes di mulutnya, dan si A melakukan kontak fisik dengan si B (berpegang tangan, berpelukan, cium pipi/kening) tanpa terkena luka herpes si A.
    Apakah si A bisa menularkan herpes kepada si B?.
    trims kasih

  10. radit

    Dok saya mau bertanya saya sudah hampir 2 minggu ada bintik bintik merah berkelompok di lengan kanan,ketiak kiri,paha kiri dan sedikit di betis kiri, itu herpes zoster atau dermatitis karne semakin lama semakin banyak saya sempat 2 kali kedokter yg pertama saat bintik masih sedik dokter bilang herpes tapi waktu saya berobat kembali untuk meminta obat lagi dokter lain bilang ini bukan herpes tapi dermatitis. Saya jadi bingung dok gejalanya pun sama mohon dijawab dok terimakasih

Leave a Comment