Apa Itu Distimia?

DokterSehat.Com – Distimia atau gangguan distimik (dysthymic disorder) adalah suatu kondisi kronis yang ditandai dengan gejala depresi yang terjadi hampir sepanjang hari, lebih banyak hari daripada tidak, setidaknya selama 2 tahun.

13

Orang-orang yang menderita distimia merasa kekurangan kenikmatan dalam kehidupan mereka yang bertahan lebih lama dan kurang aktif. Distimia dapat juga mencegah seseorang dari kurang berfungsinya organ tubuh yang dapat mempengaruhi pola tidur dan aktifitas sehari-hari.

Para penderita distimia mengalami gejala yang cukup ringan dari hari ke hari tetapi dengan bertambahnya waktu keadaan ini mempunyai efek samping yang berbahaya. Orang-orang yang menderita distimia mempunyai resiko bunuh diri, masalah pekerjaan, kehilangan pekerjaan, dan masalah sosial yang lebih tinggi. Gejala-gejala distimia tidak separah depresi utama atau depresi klinik tetapi lamanya kondisi ini akan lebih panjang. Dibeberapa kasus, distimia dapat terjadi pada depresi utama. Pada kasus ini, dokter menyebutkan hal ini sebagai depresi ganda.

The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM), yang diterbitkan oleh American Psychiatric Association, menggambarkan distimia sebagai depresi kronik yang lebih ringan daripada depresi utama dan terjadi setiap hari selama setidaknya 2 tahun tanpa kriteria untuk depresi utama.

Orang-orang yang menderita distimia juga mengeluh kekurangan energi, gangguan tidur, kurang nafsu makan atau kurangnya percaya diri. Orang-orang yang mempunyai teman dan keluarga memberikan dukungan bahwa hal ini merupakan kodisi yang dapat berubah-ubah. Para penderita ini tidak pernah mengalami episode hipomanik atau manik yang mana mereka mempunyai perasaan euforia. Yang penting distimia tidak secara langsung disebabkan oleh kondisi pengobatan umum atau penggunaan zat-zat, termasuk pengobatan yang ditentukan oleh dokter.

Dokter menilai distimia dengan mencari tahu sejarah suasana hati dengan hati-hati dan gejala-gejala kesehatan mental yang lain yang terjadi dalam beberapa bulan sebelumnya, Tidak terdapat tes darah atau tes fisik lain yang dapat mendiagnosa distimia. Gangguan kesehatan mental dan psikologi lain pada pasien dan sejarahnya merupakan metode tepat untuk menilai dan mendiagnosa penyakit ini.

Baca Juga:  Cara Menjaga Mata dari Polusi

Pengobatan distimia mempunyai pilihan. Dokter biasanya menggunakan psikoterapi, termasuk terapi kognitif, untuk membantu merubah cara berpikir pada penderita dan melakukan aktifitas kehidupan mereka sehari-hari. Dokter mungkin akan memberikan resep pengobatan antidepresi untuk membantu terapi tersebut. Penyebab pasti distimia tidak diketahui. Seperti depresi utama, para peneliti tahu bahwa hal ini mempengaruhi wanita daripada laki-laki dan mereka tahu bahwa ini mempengaruhi sampai dengan 5% populasi umum.

Definisi distimia adalah kondisi kronik yang berlangsung selama bertahun-tahun. Beberapa orang mungkin sembuh total sedangkan yang lainnya masih mempunyai gejala-gejalanya disamping pengobatan. Komplikasi dapat terjadi dari pengobatan antidepresi. Tetapi komplikasi utama tanpa pengobatan, gangguan tersebut dapat menyebabkan episode depresi utama yang dapat mempengaruhi perkawinan, hubungan, pekerjaan dan keinginan untuk hidup.

Distimia adalah kondisi yang mempengaruhi banyak orang. Dengan diagnosa dan pengobatan yang tepat, orang-orang menemukan bahwa kehidupan mereka tidak terpengaruh dan mereka tidak menderita terhadap kegagalan perkawinan atau pekerjaan dan juga penyalahgunaan obat-obat terlarang.