DokterSehat.com – Anda pernah mengalami bisul? Penyakit ini memang hanya merupakan foliker kecil pada kulit, namun rasa nyeri yang diakibatkan sering membuat orang tidak tahan.
Hal itu yang dirasakan Novi Diah (30). Ibu tiga anak tersebut pernah menderita bisul di pantatnya. Malah itu terjadi saat dia akan melahirkan anak keduanya. “Jadi benar-benar menderita,” ujarnya.
Rasa sakit, kata Novi, baru hilang ketika bisul pecah dan mengeluarkan nanah. “Kalau sudah pecah, dipencet, baru agak ringan,” ungkapnya.
Menurut dr Ida Yuliati MHKes, bisul adalah radang pada daerah folikel rambut kulit dan sekitarnya. Penyebab tersering adalah bakteri—biasanya staphylococcus aureus. Karena itu, bisul dapat juga diartikan sebagai infeksi lokal pada kulit dalam. “Awalnya hanya folikel rambut yang terinfeksi. Tetapi karena adanya gesekan, iritasi, dan kurang bersihnya perawatan tubuh, infeksi tersebut dapat menyebar ke jaringan sekitarnya dan menjadi bisul,” ujar Ida.
Bisul biasanya berawal dari benjolan merah dan lunak di daerah kulit, yang lama-kelamaan akan menjadi lebih keras. Kemudian di tengah benjolan tersebut akan terbentuk puncak berwarna putih yang akan memecah. Namun ada kalanya bisul harus mendapatkan proses pembedahan minor, untuk mengeluarkan cairan yang disebut nanah.
“Cairan nanah yang ada dalam bisul pada dasarnya merupakan sel darah putih. Nanah terbentuk dari mekanisme pertahanan tubuh untuk melawan bakteri yang menginfeksi daerah kulit yang terjadi bisul,” jelas Ida.
Ida menyebutkan, bisul juga dapat disebabkan tersumbatnya kelenjar minyak, yang kemudian terinfeksi. Bisul seperti itu dinamakan akne kista, biasanya terjadi di kulit wajah para remaja. Ada juga bisul yang disebut hidradenitis suppurativa yang disebabkan radang lokal kelenjar keringat.
Biasanya bisul yang timbul lebih dari satu buah, lokasinya di daerah ketiak atau pangkal paha. Ada lagi bisul yang disebut kista pilonidal, biasanya terjadi di lipatan bokong. “Awalnya hanya berupa infeksi di folikel rambut, kemudian ditambah dengan iritasi dari tekanan karena duduk terlalu lama,” jelas kepala RSUD A Manaf Kota Jambi tersebut.
Adapun tempat yang paling sering terjadi bisul adalah di daerah tubuh yang banyak terjadi gesekan, misalnya ketiak dan bokong.
Bagaimana jika bisul terjadi berulang-ulang? Ida mengatakan, jika terjadi berulang-ulang, harus dicari penyebab dasarnya. “Sebaiknya diperiksakan ke dokter,” kata Ida.
Ada kalanya bisul dilatarbelakangi penyakit tertentu, seperti kencing manis, penyakit ginjal berat, dan penyakit berat lainnya. “Jadi perlu pemeriksaan Khusus,” sebutnya.(nid)
Kompres dengan Air Hangat
BAGI yang pernah mengalami bisul, tentu tahu rasanya sakit sekali. Penanganan yang baik akan membantu meringankan rasa nyeri tersebut.
Menurut dr Ida Yuliati MHKes, untuk pengendalian awal, yang dapat dilakukan bila sudah terlihat akan terjadi bisul, adalah segera kompres dengan air hangat. “Fungsinya meningkatkan sirkulasi darah ke tempat tersebut,” kata Ida.
Pengobatan dengan cara pemberian krim atau salep antibiotik. Namun pemberian krim atau salep tersebut harus dengan resep dokter, agar sesuai dengan penyebab bisul
Namun bila tidak ada perubahan ke arah perbaikan, untuk bisul yang ada puncak putihnya, sebaiknya dikeluarkan nanahnya melalui cara biasa, seperti dipencet.
Tetapi untuk bisul yang padat, sakit, dan tidak bermata, sebaiknya jangan dipijat karena tidak akan ada nanah yang dapat dikeluarkan. Bisa jadi bisul tersebut memerlukan operasi bedah minor.
Selain itu, jika bisul yang tumbuh dalam jumlah banyak, sehingga menyebabkan deman, harus ditambah obat antibiotik.
Untuk pencegahan, yang tidak kalah penting adalah selalu menjaga kebersihan kulit tubuh, sehingga bisa meminimalisasi terjadinya infeksi yang bisa menyebabkan bisul.
RSS feed for comments on this post. TrackBack URL
March 20th, 2012 at 10:20 am
@furiyagi – Bisul biasanya disebabkan oleh bakteri staphylococcus atau streptococcus. Jika bisul anda belum matang dan belum tampak mata, maka anda dapat berikan salep ichtyol untuk mempercepat pematangan. Kemudian jika sudah matang, lunak dan tampak mata maka kotoran didalamnya bisa dibersihkan oleh orang profesional atau diri sendiri namun dengan kassa steril untuk mencegah infeksi, keluarkan kotoran sampai bersih. Setelah keluar berikan salep antibiotik seperti gentamycin untuk mencegah infeksi bakteri. Namun jika timbul gejala sistemik seperti demam, atau jerawat tidak kunjung matang, maka dapat diberikan pula pemberian antibiotik per oral.
Setuju atau Tidak Setuju:
2
0
March 21st, 2012 at 4:02 pm
@dr. Intan – Terimakasih atas jawabannya dok,respon anda cepat sekali, tadi saya pergi ke poliklinik di kantor saya untuk memeriksakan kondisi saya ini, oleh bu dokter saya disuruh untuk meminum vitamin Kaloste (suplemen makanan), obat gatal Bufaramine, serta obat yang bernama Non Flamin dan Vioquin,menurut dokter apakah yang disuruh dokter tersebut sudah tepat? Sebab saya lihat dokter tersebut agak ragu-ragu. Tadi saya juga sudah membeli salep ichtiyol, saya membelinya sebelum membaca jawaban dari anda, sehingga walaupun sudah tampak mata, saya tetap oleskan salep tersebut pada daerah sekitar bisul? Apakah yang saya lakukan ini salah? Saya rencananya juga akan memeriksakan penyakit saya ini ke dokter spesialis kulit, namun mungkin baru hari jum’at saya baru bisa melakukannya, menurut dokter apa yang mungkin dapat terjadi pada saya jika saya menunda untuk memeriksakannya? Terimakasih, jawaban anda kembali sangat saya harapkan.
Setuju atau Tidak Setuju:
2
0
April 10th, 2012 at 9:53 pm
maaf dok,saya mau tanya,,di ketiak saya ada benjolan sebesar biji kacang hijau,,tidak sakit tp kalau dipencet kadang2 mngeluarkan nnah yang baunya seperti telur,,kira2 knpa ya dok?terimakasih
Setuju atau Tidak Setuju:
0
2
April 16th, 2012 at 4:26 pm
dok, jika ada benjolan dekat tempat pembuangan air besar. sepertinya bisul cz benjolannya semakin besar & sakit. gimana cara mengobatinya?
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
April 19th, 2012 at 2:12 pm
luar biasa kalau terkena bisul apalagi di daerah sekitar lipatan bokong, saya sudah 4 kali mengalami, yang ketiga bisa diatasi dengan obat antibiotik, anti nyeri, dan anti radang, biasanya bisul bertahan sampai seminggu, tapi yang keempat dalam posisi hamil, jadi kesulitan untuk minum obat, apa makanan bisa juga jadi penyebab bisul ya? mengingat selama hamil saya sering mengkonsumsi telur ayam kampung yang direbus
Setuju atau Tidak Setuju:
1
0
April 21st, 2012 at 4:43 pm
dok,bayi saya usia 2 bulan,di kepalanya ada bisul sampai gak bisa tidur karena sakit,jadi nangis terus.
sudah saya periksakan dikasih antibiotik oral drops,panmol sama salep garamicyn,apakah obat2an tersebut aman untuk bayi?
dan apakah bisul itu berbahaya?
terimakasih
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
April 29th, 2012 at 8:43 pm
dok saya sering bisulan didalam hidung, sakit sekali bengkak pula, mencegahnya, sebabnya dan penyembuhan yg benar agar tidak terjadi lgi seperti apa? trimakasih dok
Setuju atau Tidak Setuju:
2
0