Apa itu Anosmia?

DokterSehat.com– Jika Anda mengalami sensitivitas indera penciuman yang berkurang patut untuk diwaspadai. Bisa jadi gejala anosmia menyerang. Anosmia adalah menurunnya atau hilangnya penciuman yang disebabkan oleh gangguan saluran hidung. Terkadang anosmia akan hilang dengan sendirinya. Namun pada beberapa kejadian lain anosmia menjadi permanen disebabkan karena faktor penuaan atau terjadinya tumor.

14

Berkurangnya indera penciuman berkaitan dengan indera pengecapan. Sehingga saat susah untuk mencium aroma makanan, untuk merasakannya pun susah. Satu hal inilah yang akan membuat penderita anosmia akan merasa terganggu. Nafsu makan pun menjadi berkurang, sehingga dapat menurunkan berat badan. Selain itu, beberapa aroma makanan, atau wewangian seperti pada bunga yang bisa memicu rasa bahagia, akan lebih susah Anda rasakan, sehingga berdampak pada suasana hati Anda. Terlebih lagi jika tidak bisa mencium bau-bau yang akan memunculkan bahaya, misalnya gas bocor yang dapat memicu terjadinya ledakan.

Sebisa mungkin anosmia dapat dicegah. Bentuk pencegahan ini hanya dapat dilakukan dengan mengetahui penyebab terjadinya anosmia, antara lain pilek dan radang hidung (sinusitis), alergi musiman, merokok, obat-obatan, cedera kepala, serta penyakit yang berkaitan dengan syaraf otak seperti stroke, alzheimer, dan tumor. Namun jika terjadi beberapa gejala yang mengarah pada anosmia, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Diagnosa akan didasarkan pada uji kepala, leher, dan hidung. Awalnya dilakukan test untuk mengetahui kondisi indera penciuman dengan membau aroma atau bau tertentu. Test darah juga akan dilakukan untuk mencari masalah kesehatan lainnya. Pada otak akan dilakukan MRI atau CT scan untuk mengtahui adanya kelainan atau tidak.

Jika telah terdiagnosa anosmia, pengobatan yang diberikan akan disesuaikan berdasarkan penyebabnya. Misalnya pilek, indera penciuman Anda akan kembali normal seiring dengan sembuhnya pilek tersebut. Namun jika disebabkan cedera, penyakit, atau operasi yang menyebabkan saraf pengendali indera penciuman, bisa dimungkinkan  tidak akan  pulih. Namun juga bisa pulih dengan kondisi pembauan yang berbeda atau memiliki kemungkinan kembali pulih sepenuhnya.