Apa Benar, Alergi Pada Anak Justru Harus Dilawan?

DokterSehat.Com – Alergi adalah suatu reaksi yang berlebihan dari sistem pertahanan alami tubuh yang membantu melawan infeksi. Pada penderita alergi, sistem imun memiliki sensitivitas yang berlebihan terhadap protein asing yang bagi individu lain tidak berbahaya.



Bisa dikatakan, orang yang alergi bersifat atopik, alerginya timbul saat ada kontak terhadap zat atau bahan tertentu yang biasanya pada orang normal tidak menimbulkan reaksi apa-apa. Nah, zat-zat atau bahan-bahan yang menyebabkan timbulnya hipersensitivitas ini disebut dengan alergen.

Berdasarkan data Centers for Disease Control and Prevention 2013, angka kejadian alergi makanan pada anak meningkat dari 3,4% (1997-1999) menjadi 5.1% (2009-2011). Di Indonesia sendiri, penelitian tahun 2011 menyatakan angka kejadian alergi pada anak berkisar antara 5-11%.

Hal yang banyak dipertanyakan adalah, benarkah alergi bisa disebabkan faktor keturunan?

Meta menjelaskan, alergi memang dipengaruhi oleh faktor genetik atau warisan. Ayah dan ibu yang tidak mempunyai alergi, berisiko 5-15% mempunyai anak alergi. Jika ayah dan ibu tidak mempunyai alergi namun memiliki saudara sekandung yang alergi, risiko anak alergi adalah 25-30%. Kemudian, jika ibu saja yang alergi sedangkan ayah tidak alergi, risiko anak alergi adalah 40%.

Satu lagi, jika kedua orangtua alergi, maka risiko anak alergi sebesar 40-60%. Risiko ini akan meningkat menjadi 60-80% jika manifestasi alergi kedua orangtua sama. Misalnya, jika alergi ibu dan ayah sama-sama mengalami gatal-gatal, risiko anak alergi menjadi 60-80%.