Apa Beda Kehamilan Pertama dengan Kehamilan Kedua?

doktersehat-usg-hamil-dokter-menurunkan-berat-badan

DokterSehat.Com– Kehamilan kedua tentunya merupakan kabar yang membahagiakan bagi para ibu. Apalagi bagi para pasangan yang memang sedang menantikan kelahiran anak kedua. Beberapa ibu tentunya merasa lebih siap dan percaya diri menyambut kehamilan kedua ini. Namun ternyata kehamilan kedua memang berbeda dari kehamilan pertama. Apa saja bedanya?

Setiap kehamilan memang unik, namun para ahli berpendapat bahwa kehamilan kedua memang berbeda dengan kehamilan pertama. Beberapa perbedaan tersebut antara lain:

Lebih tenang
Jika pada kehamilan pertama Anda lebih mudah panik dan khawatir, maka di kehamilan kedua ini Anda akan merasa lebih tenang karena tahu apa yang akan terjadi dan bagaimana mengatasinya.

Lebih mudah lelah
Wajar jika Anda merasa lebih mudah lelah saat menjalani kehamilan kedua. Salah satu penyebabnya adalah Anda harus membagi tenaga Anda unuk mengurus si kakak dan juga urusan lainnya. Pengaruh usia juga ikut memengaruhi stamina saat kehamilan sehingga ibu menjadi lebih mudah lelah.

Lebih peka pada gerakan bayi
Karena sudah pernah hamil sebelumnya, Anda akan merasa lebih peka pada gerakan halus di perut. Anda kini jadi lebih waspada pada gerakan-gerakan yang ditimbulkan janin meskipun itu terasa sangat halus. Anda juga lebih mudah menyadari berbagai tanda-tanda perkembangan janin lainnya.

Panggul lebih sakit
Kadang beberapa ibu mengeluh sendi panggul lebih sakit saat kehamilan pertamanya. Hal ini disebabkan oleh sendi panggul sudah pernah mendapat tekanan saat kehamilan pertama. Sendi panggul menjadi lebih rileks, dan tekanan dari janin menimbulkan rasa nyeri di area panggul. Karena panggul sudah pernah mendapatkan tekanan saat kehamilan pertama maka panggul pun menjadi lebih sakit saat kehamilan kedua.

Posisi bayi lebih rendah
Saat kehamilan kedua, posisi bayi umumnya menjadi lebih rendah dibanding kehamilan pertama. Hal ini disebabkan oleh otot-otot perut sudah mulai melemah. Karena hal tersebut Anda mungkin lebih sering merasa ingin buang air kecil. Tak perlu khawatir, hal ini tidak akan membahayakan bagi Anda dan janin.

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik