Divertikulitis – Apa Beda Divertikulosis dan Divertikulitis?

Divertikulitis adalah inflamasi divertikula. Divertikulitis terjadi ketika satu kantong atau lebih menjadi meradang atau terinfeksi. Beberapa orang dengan divertikulosis menjadi sadar akan kondisinya hanya ketika terjadi divertikulitis akut.

doktersehat-kanker-usus-besar-stroke-Kolitis-Iskemik-nyeri-dada-Inkontinensia-Usus

Divertikulosis merupakan kondisi yang sangat sering terjadi berdasarkan data statistik di Amerika Serikat. Divertikulosis merupakan kondisi utama yang mengenai orang lansia. Presentasi kecil dari penduduk Amerika yang berusia di atas 40 tahun memiliki divertikulosis. Seiring bertambahnya usia, kondisi ini menjadi akan semakin meningkat. Lebih dari setengah penduduk yang lebih tua dari 60 tahun mengalami kondisi ini, dan sekitar dua pertiga individu yang lebih tua dari usia 80 tahun dipercaya memiliki divertikulosis. Hanya beberapa orang dengan divertikulosis yang mengalami divertikulitis.

Divertikullosis lebih sering terjadi di negara industri atau negara maju.

Di negara seperti Inggris, Amerika Serikat, dan Australia, terdapat pola kebiasaan makan yang rendah serat dan tinggi karbohidrat. Di Indonesia, mengingat sekarang banyak pergeseran budaya makan, maka kondisi divertikulosis mungkin semakin banyak. Teori yang dianut sekarang adalah ketika seseorang mengkonsumsi rendah serat, maka orang tersebut berada pada peningkatan risiko penyakit divertikuler.

Divertikulosis pertama kali muncul di Amerika Serikat pada awal 1990-an. Ini merupakan waktu yang sama ketika makanan kemasan mulai diperkenalkan di Amerika Serikat.

Divertikulosis jarang terjadi di negara-negara seperti Asia dan Afrika di mana pola makan penduduknya adalah makanan yang tinggi serat.

Kebanyakan orang sembuh dari divertikulitis tanpa adanya komplikasi jika orang tersebut menerima penanganan yang tepat. Divertikulitis dapat membawa kondisi yang serius jika tidak terdeteksi dan tertangani dengan tepat. Divertikulosis dan divertikulitis dapat dicegah dengan mengubah pola makan, pola hidup, dan kebiasaan sehari-hari.