Ancaman Penyakit Bagi Pecinta Dunia Maya

Dokter Sehat – Berapa jam sehari anda habiskan di depan komputer? Bagi para pekerja menghabiskan waktu antara 4 sampai 8 jam sehari merupakan hal biasa yang sudah menjadi kebiasaan, bagaimana dengan anda penggemar dunia maya ? Sepulang kerja, anda pasti melanjutkan hobi berselancar di internet. Selain membaca berita atau sekedar mencari hal baru, anda mungkin menghabiskan banyak waktu bertegur sapa dengan teman-teman maya melalui situs jejaring sosial atau chat messenger hinga lupa waktu. Dunia internet memang membawa kesenangan tersendiri namun juga membawa dampak buruk bagi perilaku bahkan kesehatan kita.



Menurut WHO ketidakaktifan fisik berkaitan erat dengan 3,2 juta kematian tiap tahunnya, 70.000 kematian dini bagi masyarakat sebelum berusia 60 tahun di seluruh dunia, serta 90% kecacatan sebelum usia 60 tahun di negara-negara berkembang.

Aktifitas dengan posisi duduk seperti menonton TV, main video game, bekerja di depan komputer, dan kegiatan lain yang sejenis selain berpengaruh pada perilaku sosial kita juga dapat menyebabkan sitting disease atau penyakit akibat terlalu lama duduk seperti berikut ini :

1.Gangguan kejiwaan OCPD
OCPD adalah kepanjangan dari Obsessive-Compulsive Personality Disorder yaitu gangguan yang bisa terjadi jika seseorang terlalu sering mengakses internet, jika terkena gangguan ini, seseorang menjadi sulit berpikir rasional, dan menganggap dirinya paling cerdas di dunia maya. Sedangkan orang lain itu bodoh.

Contoh nyatanya adalah saat seseorang terlalu sering membenarkan penggunaan bahasa seseorang, seperti pada situs berita yang memberitakan seorang wanita yang melakukan oprasi plastik dan orang yang terkena gangguan menghina-hina dan menganggapnya bodoh.

2.Gangguan kejiwaan munchausen
Di dalam dunia psikologi ini bernama Munchausen Syndrome, gangguan ini membuat seseorang mau membuat kebohongan tentang dirinya demi mendapatkan simpatik dan rasa kasihan orang lain di dunia maya, Bisa dikatakan haus perhatian dan kasih sayang.

Baca Juga:  Bayi Tidak Dapat ASI, Berisiko Pneumonia

Di jejaring sosial sendiri sangat banyak seseorang menceritakan kisah dirinya atau bahkan saudaranya terkena penyakit mematikan dan hal-hal sedih yang membuat orang lain kasihan dan simpatik. Padahal semua itu hanyalah kebohongan belaka.

3.Gangguan kejiwaan internet asperger syndrome
Anda pernah bertemu seseorang yang bawel dan cerewet di dunia maya? Namun ketika bertemu langsung dengan orangnya, ia sangat pendiam. Begitu juga sebaliknya. Bisa dikatakan bahwa internet atau jejaring sosial yang ada membuat seseorang bisa mengekspresikan dirinya. Bahkan orang bisa menjadi apa saja di internet tanpa diketahui identitasnya, sehingga ia merasa aman walaupun kata-kata yang ia tulis di jejaring sosial sangat kasar dan hal tersebut berpotensi dibenci banyak orang.

4.Gangguan kejiwaan onlineIntermittent explosive disorder
Untuk gangguan jiwa yang satu ini bisa membuat seseorang marah karena hal-hal remeh. Dalam dunia psikologis, gangguan ini bernama Intermittent Explosive Disorder. Biasanya seseorang mudah marah hanya karena status temannya di jejaring sosial, bahkan kadang hal yang bersifat lucu juga ditanggapi serius oleh penderita gangguan jiwa ini.

5.Gangguan kejiwaan low forum frustration tolerance.
Jika terkena ganguan ini seseorang akan sangat ingin dirinya dianggap penting dan apa yang dilakukan harus mendapatkan hasil seperti apa yang diinginkan, bahkan ia akan melakukan banyak hal agar orang lain mengakui kehebatan dirinya di internet.

Contoh, seseorang memposting foto yang dianggap bagus dan bisa menjaring banyak like, maka ia akan mengecek postingan foto tersebut setiap menit sekali, untuk memastikan bagaimana respon orang lain pada fotonya.