Anak Tetap Kurus Walaupun Banyak Makan? Mungkin Ini Penyebabnya

DokterSehat.Com – Meskipun bisa diperdebatkan, banyak orang tua yang menganggap jika anak yang sehat adalah anak yang terlihat gemuk. Sebenarnya, anak dengan berat badan yang ideal, yakni tidak terlalu gemuk ataupun tidak terlalu kurus adalah salah satu ciri-ciri anak dengan badan yang sehat. Namun, kadangkala kita menemukan anak yang cenderung memiliki tubuh yang sangat kurus meskipun Ia tidak mengalami masalah makan sama sekali dan bahkan banyak makan. Apa yang sebenarnya terjadi?

doktersehat-anak-makan-sehat

Pakar kesehatan menyebutkan kesalahan pengasuhan orang tua menjadi pemicu utama mengapa anak cenderung tetap kurus. Sebagai contoh, banyak orang tua yang senang melihat anaknya banyak makan tanpa memperhatikan keseimbangan gizi dari apa yang Ia makan sehari-hari layaknya memberikan asupan yang miskin lemak pada anaknya hanya karena takut anaknya menjadi gemuk. Padahal, kandungan lemak juga dibutuhkan dalam perkembangannya. Selain itu, ada kecenderungan anak menjadi anak yang pemilih dan hanya mau memakan makanan tertentu saja. Jika orang tua mau memberikan pengarahan yang benar dan memberikan makanan bervariasi dengan kadar gizi yang seimbang, maka perkembangan anakpun akan menjadi baik dan tubuhnya tidak kurus.

Sayangnya, anak dengan tubuh yang kurus juga bisa disebabkan oleh adanya masalah kesehatan atau bahkan alergi. Sebagai contoh, ada anak yang mengalami masalah cacingan atau terkena diare kronis sehingga sulit menaikkan berat badannya meskipun sudah makan dengan banyak. Selain itu, adanya alergi, layaknya anak yang alergi terhadap asupan protein dan gluten membuat tubuhnya tidak mampu mencerna nutrisi dengan baik sehingga andaipun Ia banyak makan, tubuhnya tetap saja kurus kering.

Selain itu, faktor lingkungan jika bisa membuat badan anak tetap kurus. Sebagai contoh, anak yang mudah stress atau frustrasi cenderung mudah mengalami gangguan makan layaknya makan asal-asalan dan mengkonsumsi makanan yang cenderung kurang sehat.