Anak Seharusnya Jangan Dibekali Ipad

DokterSehat.Com – Tampaknya saat ini ini tak jarang orang tua yang membekali anak-anaknya dengan iPad. Entah hanya sekedar untuk melihat film atau bermain game.

5458857332_d404800a08_b

Bahkan tidak sedikit pula yang menggunakan iPad sebagai sarana untuk menenangkan anaknya yang sedang rewel, dan terbukti terkadang hal itu berhasil.

Meskipun, pemakaian iPad dirasa paling menolong bagi sebagian orang tua untuk mengurus anaknya, Tetapi tidak demikian dengan seorang psikolog yang bernama Dr. Richard House, yang berpendapat bahwa berbagi iPad pada anak-anak adalah ide yang kurang baik.

Dr. House bahkan menyebutkan bahwa orang tua yang berbagi iPad kepada mereka dianggap melecehkan anak-anak. Dianggap demikian sebab mengakses aplikasi di tablet bisa berbagi anak-anak tersebut sebuah pengalaman yang menyimpang dari dunia nyata.

Mengenalkan anak-anak pada dunia virtual malah akan membingungkan mereka ketika seharusnya mereka berhadapan dengan dunia nyata. Mengenalkan dunia tekno-magis tersebut sama saja dengan merubah tatanan alam, ungkap Dr. House, seperti dikutip dari laman Ubergizmo, Jumat (25/9/2015).

Dr. House juga meningkatkankan bahwa jika hal itu relevan dengan keadaan otak anak-anak yang masih dalam bagian pengembangan. Sebab, menurutnya gambar elektronik yang ditampilkan di layar iPad akan mengakibatkan anak-anak mengalami pengalaman secara tidak langsung dan menyimpang dari sebetulnya.

Memberikan iPad pada anak-anak memperlihatkan betapa arogannya teknologi modern yang seolah tanpa batas. Atas dasar ini saya berani mengatakan bahwa berbagi iPad pada anak-anak adalah salah satu bentuk pelecehan, tutup Dr. House.
Dr. House bukanlah satu-satunya ahli yang berpikiran bahwa berbagi iPad pada anak-anak berakibat kurang baik. Sebelumnya, anggota Association of Teachers and Lectures Inggris juga mengungkapkan bahwa berbagi tablet pada anak-anak berumur 3-4 tahun bisa membuat mereka sulit memahami ruang nyata dan mengurangi ketangkasan jari-jari mereka.

Baca Juga:  Pencegahan Kelahiran Prematur

BACA JUGA : Agoraphobia